“Kerja Malendong” Akses Jalan di Bitung Mulai Lancar

Suluttimes.com, BITUNG – Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri MM mengapresiasi reaksi cepat pemerintah bersama masyarakat, termasuk kolaborasi pihak swasta ikut berpartisipasi dalam penanganan pemindahan material longsor dan genangan air pasca bencana alam, Minggu (07/04/24).

Ditegaskan Mantiri, kolaborasi “Kerja Malendong” petarung tanggap darurat membuahkan hasil hingga beberapa akses jalan yang sebelumnya terhambat alias ditutup sementara akibat tidak bisa dilewati kendaraan akhirnya sudah dibuka kembali.

Seperti disebutkan Maurits Mantiri, tiga akses jalan sudah bisa dilalui seperti akses jalan menuju wilayah Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu, Bitung dibuka Sabtu jam 01.00 dinihari, akses jalan Tol exit pelabuhan Bitung dan akses jalan Pintukota – Baturiri notabene lokasi wisata di Kecamatan Lembeh Utara (Lembut), Kota Bitung.

“Terima kasih teman-teman petarung tanggap darurat atas Kerja Malendong termasuk bantuan-bantuan PT. MSM/TTN untuk akses ke wilayah Batuputih, Kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung,” sebut Maurits Mantiri.

Dari pantauan, akses jalan alternatif wilayah Kelurahan Batuputih yang tengah dikerjakan PT. MSM/TTN dengan menurunkan sejumlah alat berat, termasuk penggunaan alkon water pump berukuran besar untuk mempercepat pemindahan air.

Menurut Dirut PT.MSM/TTN, David Sompie melalui Yustinus Hari Setiawan, selaku Group Head Suatainibility & External affair PT MSM/TTN, menerangkan dibangunnya jalan alternatif sebagai bentuk responsibility perusahan menyikapi terganggunya fasilitas pubik.

“Sekarang jalur alternatif sudah bisa digunakan,” singkat Yusak sapaan akrab Yustinus Hari Setiawan, Jumat (12/04/24).

Diketahui, tingginya curah hujan berlangsung hingga hari Minggu (07/04/24) mengakibatkan bencana alam terjadi di beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut), termasuk Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Sejumlah ruas jalan seperti disentil Walikota Bitung berdampak terhadap akses kendaraan roda dua (R2) maupun kendaraan roda empat (R4), bahkan ada ruas jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor dan genangan air (banjir). (dw/st)

(Visited 45 times, 1 visits today)

Komentar