Suluttimes.com, AIRMADIDI – Kelompok Tani (KT) Gotong Royong Merut di Desa Tatelu Rondor, Kecamatan Dimembe, giat panen raya padi sawah di lahan seluas 0.9 hektare, Selasa (19/05/26).
Kerja keras kelompok petani lokal menjadi bukti nyata yang memperlihatkan tren positif sektor pertanian di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Ir Bertha L Katuuk MAP mengapresiasi capaian panen varietas Impari 32 tersebut.
Menurutnya, hasil memuaskan ini tidak datang begitu saja, melainkan berkat kolaborasi yang solid di lapangan.
“Keberhasilan hari ini merupakan buah dari sinergi antara para petani, tenaga penyuluh, dan Pemerintah Daerah. Kita semua berkomitmen membangun sektor pertanian yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat,” sebut Katuuk.
Ia mengatakan, ketahanan pangan di wilayah Minahasa Utara semakin diperkuat melalui penerapan teknologi budidaya yang tepat serta edukasi berkesinambungan. Dengan pendampingan intensif dari para penyuluh pertanian, produktivitas lahan terus digenjot guna menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.
“Langkah ini selaras dengan visi besar Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara untuk memajukan sektor agraris. Melalui Dinas Pertanian, pemerintah daerah konsisten mendorong transformasi pertanian agar semakin maju, mandiri dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Pemkab Minahasa Utara terus menyalurkan berbagai program stimulus, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan petani. Dukungan ini diimplementasikan melalui penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) pertanian yang memadai dari proses hulu hingga hilir, mempermudah kerja petani di lapangan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimis mampu mendongkrak produksi beras secara nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah lumbung pangan yang mandiri,” tambah Katuuk. (dw/st)

























Komentar