Sulut Times,Minahasa – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga meninjau langsung harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Tondano, Kabupaten Minahasa dan Pasar Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara hari Jumat (11/11).
Harga bapok di Pasar Tondano dan Pasar Ratahan terpantau stabil, bahkan ada beberapa komoditas yang harganya lebih rendah dari minggu sebelumnya.
“Kami tadi lakukan pemantauan ketersediaan bapok dan harga di Pasar Tondano dan Pasar Ratahan.
Salah satu yang kami pantau adalah ketersediaan beras Perum Bulog dan stok beras di kedua pasar
tersedia. Beberapa Pedagang menjual minyak goreng curah seharga Rp14.000/kg. Pemerintah
menetapkan HET minyak goreng curah Rp15.500/kg. Beberapa harga barang kebutuhan pokok bahkan
ada yang mengalami penurunan seperti Bawang Merah, Cabai Rawit Merah dan Cabai Keriting Merah,”
ujar Wamendag Jerry.
Kementerian Perdagangan secara rutin melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bapok di
seluruh pasar di Indonesia. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan bapok Masyarakat
dapat terpenuhi khususnya menjelang hari besar keagamaan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
Berdasarkan hasil pantauan, harga bapok di Pasar Tondano per Jumat (11/11) tercatat gula pasir curah
Rp15.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, tepung terigu segitiga biru Rp15.000/kg, daging
sapi paha belakang Rp130.000/kg, daging ayam broiler Rp33.000/kg, cabe rawit Rp40.000/kg, dan
garam halus Rp10.000/kg, telur ayam broiler Rp30.000/kg, cabe merah keriting Rp15.000/kg, dan
bawang bombay Rp24.000/kg.
Berdasarkan hasil pantauan, beberapa harga bapok di Pasar Ratahan per Jumat (11/11) tercatat cabe
rawit Rp40.000/kg, cabe keriting Rp20.000/kg, telur ayam ras Rp28.000/kg, tepung terigu protein
sedang Rp14.000/kg, dan minyak goreng kemasan 15.000/liter.
Turut mendampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, Sekretaris
Daerah Kabupaten Minahasa Frist R. Muntu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten
Minahasa Jorry Gumansing, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Robby Ngongoloy, dan
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten
Minahasa Tenggara Franky Wowo



























Komentar