Sulut Times, Manado: Libur selama 14 hari bagi siswa SD hingga SMA/SMK bukanlah waktu tepat baik untuk bersantai.
Peran serta orangtua untuk mengarahkan anak mereka untuk tetap belajar meskipun sekolah diliburkan mencegah penyebaran Covid-19.

“Libur bukan for ba pontar (santai dan bermain),”ujar Royke Taja warga Malalayang Satu Timur Senin (16/03/2020).
Seperti diketahui bahwa langkah pemerintah daerah yang meliburkan kegiatan belajar mengajar selama 14 harin terhitung tanggal 16 Maret hingga 30 Maret, adalah 14 hari itu mampu menghentikan laju penularan Covid-19.
Pada pemberitaan sebelumnya, Walikota Manado, G S Vicky Lumentut dengan adanya peristiwa ini para siswa bisa belajar mandiri di rumah dengan materi yang sudah diberikan oleh guru. Disamping itu, Walikota berpesan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan untuk sementara menghindari tempat ramai.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut, Grace Punuh menegaskan, siswa bisa tetap belajar efektif melalui Kelas Maya dalam aplikasi “Rumah Belajar” yang dikembangkan oleh Pusdatin Kemendikbud RI.































Komentar