Sulut Times, MANADO : Ruas jalan Manado – Tomohon yang berada di kawasan perbukitan dengan kontur lereng yang curam, sehingga jalur jalan tersebut menjadi salah satu ruas jalan yang rawan longsor, terutama saat musim penghujan.
Sejumlah titik rawan longsor telah dipasangi pagar pengaman oleh pihak Satker PJN Wilayah I BPJN Sulut melalui PPK 1.1 Sam Yuda Haerani.
Namun akibat terjadinya pergerakan tanah dititik rawan longsor KM 20 di ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon, Kelurahan Tinoor Satu, Kecamatan Tomohon Utara, menyebabkan pagar pengaman darurat roboh.
Menanggapinya, Kepala BPJN Sulut Handiyana melalui Kasatker PJN Wilayah I Ringgo Radetyo saat dihubungi lewat pesan singkat WA menyampaikan, penanganan di lokasi tersebut dijadwalkan mulai di minggu ke empat bulan Juni ini.
“Penanganan yang akan dilakukan adalah Pembuatan dinding penahan tanah (DPT) dan cross drain serta revitalisasi drainase”, kata Ringgo.
Diungkapkan Ringgo, saat ini sedang dalam proses seleksi untuk pengerjaan penanganan tersebut .
“Kami pastikan pekerjaan pada lokasi ini tidak akan mengganggu pelaksanaan TIFF. Kami juga mengupayakan pengaturan lalulintas akan lebih baik ke depannya”, tegasnya.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,648)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,605)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,544)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,937)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,864)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,326)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,824)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,624)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,184)


























Komentar