Sulut Times, Manado : Jan Polii, dukung program Sidang raya KGPM tahun 2026, digelar bertujuan dalam rangka mempererat persekutuan sesama umat percaya, membangun kebersamaan, melakukan evaluasi program kerja dan memilih di periode pelayanan 2026-2031.
Sidang raya KGPM diawali dengan pertemuan raya untuk memilih komisi dan lansia pucuk pimpinan.
Komisi pria kaum Bapak terpilih dua periode Pnt Stefen Supit SH di Kalait Mitra.
Terpilih nya Pnt Meigi Poluakan untuk komisi Anak di Balaikota Manado.
Terpilih nya Pnt Roy Liouw SH,MH di Sitaro dan Terpilih Pnt Riva Rori di Karimbouw Minsel.
Pertemuan raya berikut adalah pemilihan komisi Wanita kaum ibu dan komisi Lansia.
Kelahiran KGPM bukan tiba-tiba melainkan suatu proses perjuangan yang cukup panjang dengan latar belakang yang kuat membangun iman. Tantangan seperti kepincangan aspek rohani, sosial, dan perjuangan bangsa Indonesia waktu itu.
KGPM telah mampu bertumbuh sebagai gereja Tuhan yang mandiri, dewasa dan misioner, berikan kontribusi positif dalam proses tumbuh kembang didaerah maupun bangsa,”
Muncul dan berdirinya KGPM tahun 1933 sebagai suatu gereja di Minahasa merupakan jawaban atas berbagai permasalahan gereja waktu itu, tak lepas dari berbagai tantangan.
Sidang Raya KGPM di Kiawa diharapkan mempu memberikan gaung perdamaian di Sulut dan Indonesia bahkan dunia.
Dan Hasil disang raya dapat berikan kontribusi peningkatan iman jemaat.
Pertemuan raya KGPM tahun 2026 di sidang SolaGratia Kiawa akan dihadiri oleh Badan pimpinan sidang (BPS) dan Pimpinan majelis sidang(PMS), Bppg, dan komisi.juga pimpinan wilayah.
Boleh dikatakan ribuan peserta.
Peserta sidang Raya inilah yang akan mengevaluasi, menilai program,menyusun program, menetapkan keputusan keputusan yang baik untuk kemajuan KGPM dan paling utama adalah memilih ketua pucuk pimpinan, Sekertaris umum,Bendahara umum, Ketua Majelis Gembala, ketua Badan pemeriksa keuangan Gereja dan Ketua Majelis Pertimbangan KGPM.
Beberapa catatan
Pestasi Keberhasilan pucuk pimpinan keseluruhan Ketua Umum KGPM, Gbl. Francky Londa, STh, MA.
Yang boleh dikatakan yaitu
- Berhasil menavigasi dan memimpin KGPM di masa sulit Covid-19 dan sukses mengatasi krisis defisit keuangan.
- Berhasil mengangkat posisi dan citra KGPM di mata Pemerintah dan masyarakat luas.
- Berhasil membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah (Gubernur, Bupati dan Walikota dan jajaran Pemerintah RI) yang berdampak positif terhadap program² dan kegiatan² KGPM berskala lokal dan nasional.
- Berhasil menghimpun bantuan dana dari luar dan meningkatkan sumber pemasukan dari dalam berbasis manajemen yang transparan dan akuntabel sehingga terbebas dari persoalan hukum dan mendapat opini WTP lewat audit eksternal dan internal.
-Berhasil mendorong, memberikan pendampingan dan memberdayakan potensi dan kekuatan KGPM di semua Komisi dan Kepelsus Lansia PP.
- Berhasil mengatasi pergumulan terkait Yayasan Pendidikan, menetapkan Pengurus Baru dan mendaftarkan secara resmi Yayasan Pendidikan Nasional Merah Putih di Kemenkumham RI serta memperkuat kemitraan di bidang Pendidikan Kristen.
- Berhasil menjawab kebutuhan jaminan hari tua Gembala dengan membentuk Badan Pengelola Tunjangan Hari Tua Gembala (BP THTG) dan peningkatan taraf kesejahteraan Gembala KGPM.
- Berhasil memperkuat hubungan kemitraan oikumenis lewat SAG SULUTTENG dan PGI, Dewan Gereja Asia serta penjajakan langsung dengan Sekjen Dewan Gereja se-Dunia).
- Berhasil membangun dan mengembangkan kemitraan dengan lembaga² misi dan penginjilan di dalam dan luar negeri melalui kecakapan Bahasa Inggris (Alpha International, CBN, Billy Graham Evangelistic Association, dll).
- Makin menumbuhkan ruang lingkup kehadiran KGPM di luar wilayah Sulawesi Utara dengan berdirinya KGPM di Kota Batam dan sedang berproses di Salatiga, dan berpotensi untuk tumbuh di wilayah lainnya sampai ke luar negeri.
Soli Deo Gloria!
Kiranya Tuhan Yesus Kepala Gereja menyertai dan memberkati KGPM.
Penulis ketua pembangunan pucuk pimpinan KGPM
((Jack Latjandu)).
























Komentar