Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bupati Joune Ganda, SE MAP MM MSi diwakili Asisten II Setdakab, Allan Mingkid mengaku wilayah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) merupakan daerah potensi budidaya ikan air tawar.
Betapa tidak, dari hasil pembudidaya ikan air tawar diketahui telah melakukan eksport hingga ke luar negeri, seperti di Jepang.
Bahkan, Minahasa Utara bisa melakukan panen ikan mas atau ikan nila berkisar 5 sampai 7 ton per hari, kemudian dipasok keluar seperti di Kabupaten Minahasa, Kota Manado, Bitung, termasuk sejumlah rumah makan di wilayah Minut.
Hal ini disampaikan asisten II disela-sela penyaluran bantuan alat penunjang budidaya Ikan air Tawar, dirangkaikan dengan Panen bersama ‘Kelompok Budidaya Ikan Sehati’ di Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi, Selasa (26/09/23).
“Ada beberapa Kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara yang sangat potensial, dimana pertumbuhan ekonomi Minahasa Utara saat ini bisa terserap dari kegiatan pembudidayaan ikan air tawar,” ujar Mingkid sembari memohon maaf ketidak hadiran bupati bertepatan dengan kegiatan penting lainnya diwaktu yang sama.
Terpisah Ketua Kelompok Budidaya Ikan Sehati Noldy Johan Awuy, kepada wartawan mengatakan, kelompok sehati sudah 3 tahun melakukan budidaya dengan berbagai inovasi.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara yang sudah memberikan bantuan alat penunjang budidaya ikan air tawar. Ini sangat membantu kami dalam pengembangan usaha yang lebih baik kedepan,” ujarnya.
Sementara Kadis DKP Minut Jack Paruntu mengatakan Pemkab Minut sejak dipimpin Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung begitu konsen diberbagai sektor, termasuk sektor perikanan.
Disebutkan Paruntu, dukungan pendanaan maupun peralatan bagi sektor Perikanan dan Kelautan, baik dana APBD Minut maupun hasil loby di pemerintah pusat ataupun di Kementrian lainya.
“Para nelayan dan pengurus kelompok pembudidaya ikan air tawar sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian dan kepedulian JG-KWL bagi pengembangan usaha, termasuk solusi pemasaran selama ini.” jelas Jack Paruntu.
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kadis DLH Marthen Sumampouw, Kadis Disperkim Donal Tintingon, Kepala Dinsos dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Arnolus Wolajan, Lurah Airmadidi Bawah Lucky Rumayar, penyuluh perikanan serta kelompok budidaya ikan air tawar Sehati. (dw/st)
























Komentar