Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sempat digadang akan berpasangan dengan Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dalam pencalonan kepala daerah Minahasa Utara (Minut) tahun 2015 silam. Namun kostur tersebut akhirnya berubah, VAP menggandeng Joppi Lengkong yang membawa pasangan ini unggul menjadi top eksekutif periode 2016-2021.

Kini Pdt Daniel Onal Angkouw (DOA) kembali mandaftarkan diri maju dalam pencalonan kepala daerah (Pilkada) Minahasa Utara (Minut) 2020, sebagai pendaftar ke-9 sebagai bakal calon (balon) wakil bupati yang diterima tim penjaringan Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Kedatangan Pdt Angkouw disambut tim penjaringan Winovel Lotukung (ketua), wakil ketua Donald Tompodung, Sekretariat Decky Senduk, serta anggota Yaya Tuegeh dan Frangky Tambuwun.
Pdt Angkouw menegaskan jika dipercayakan masyarakat untuk menjabat sebagai wakil bupati. Maka tugas wakil bupati, tentunya dalam menjalankan roda pemerintahan jelas membantu tugas-tugas bupati, salah satunya memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih profesional. “Banyak hal yang harus diperhatikan dan perlu ada perbaikan-perbaikan mendasar, salah satunya berkosentrasi terhadap tatanan birokrasi, sumber daya harus diperbaharui, lebih memerlukan tenaga-tenaga yang profesional di bidang masing-masing,” sebut Angkouw.
Selanjutnya untuk konsep pemerataan pambangunan ditegaskan Pdt Angkouw, sangat dibutuhkan detail adanya tata ruang (batas wilayah) di Minahasa Utara. Apalagi Daerah Minahasa Utara kini ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan Ekowisata (Pariwisata). “Untuk masuknya investasi butuh batas wilayah yang jelas, termasuk keabsahan tanah, halnya masalah perijinan harus dipermudah guna menggairahkan masuknya investasi di daerah,” tambah Pdt Angkouw. (dw/st)

























Komentar