Suluttimes.com, AIRMADIDI – Penghargaan Setifikat Adipura yang diraih Pemkab Minahasa Utara (Minut) di tahun 2022, yang diterima Wakil Bupati beberapa hari lalu di Jakarta bukan tanpa alasan.
Betapa tidak, gagasan Pemkab Minut lewat program Jumat Pagi Jaga Kebersihan Wilayah dan Lingkungan (Jumpa JGKWL) terus dijalankan dan mendapat dukungan semua pihak, sebut saja seluruh aparatur Desa, Kelurahan hingga pemerintah di Kecamatan.
Nampak pemerintah Desa Kolongan dipimpin langsung Kumtua Johanis J. Wangania bersama Kasie Pemerintahan Recky Pandoy, apratur Desa lainnya, Linmas mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan menyisir ruas Jalan Guru Lombok, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Jumat (10/03/23).
Disebutkan Kumtua Johanis Wangania, kegiatan Jumpa JGKWL yang didesain pak bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama Wabup Kevin W. Lotulung dalam dua tahun lebih kepemimpinan mendapat dukungan semua pihak, termasuk masyarakat Desa Kolongan.
Menurutnya, kondisi lingkungan yang bersih juga menjadi harapan bupati dan wabub setidaknya ingin mengajak masyarakatnya hidup lebih sehat.
“Saya yakin, program Jumpa JGKWL bukan sekedar mengejar prestasi atau semata-mata ingin mendapatkan penghargaan Adipura. Lebih dari itu, lewat program ini, bagaimana JGKWL bisa mengajak kita semua untuk menjaga serta pengelolaan lingkungan agar terlihat bersih. Apalagi jalur-jalur ini sebagai penghubung yang sering dilewati masyarakat,” terang Osep sapaan akrab Kumtua Desa Kolongan diiyakan Kasie pemerintahan Recky Pandoy, saat keduanya tengah memotong rumput menggunakan mesin paras.
Untuk kegiatan Jumpa JGKWL lanjut Wangania, pemerintah bersama masyarakat, linmas melakukan bersih-bersih berpindah-pindah lokasi. Halnya masyarakat Desa Kolongan juga diimbau untuk membersihkan lingkungan masing-masing.
Dikesempatan yang sama, Kumtua Desa Kolongan Yosep Wangania juga menghaturkan selamat buat Bupati Joune Ganda SE MAP MM MSi telah diwisuda atas keberhasilan dalam study. (dw/st)

























Komentar