Pemdes Maumbi Resmi Buka Bazar Kuliner

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Bazar Kuliner yang digagas Pemerintah Desa ( Pemdes ) Maumbi akhirnya dibuka, Jumat (26/11/21).

Sedikitnya sembilan kios dibangun dan ditempati pedagang menyajikan berbagai aneka kue, termasuk kue Biapong (Bakpao) penganan andalan Desa Maumbi.

Peresmian bazar kuliner diawali dengan ďoa oleh Pdt Rivo Pongantung Sth MTh, kemudian sambutan sekaligus membuka acara oleh mantan Pjs bupati Minut Drs Ruddy Umboh, selanjutnya acara pengguntingan pita oleh Kadis Pariwisata Audy Sambul mewakili bupati Minut.

Pembukaan Bazar Kuliner

Umboh dalam sambutannya mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Minut, Joune Ganda – Kevin W Lotulung (JG-KWL) terus menggaungkan Sektor Pariwisata di Minahasa Utara. “Olehnya, dengan akselerasi pemerintah dan masyarakat Desa Maumbi, dibukanya Bazar Kuliner sangat didukung oleh pemerintah JG-KWL,” ujar Umboh.

Diakuinya, keberadaan Desa Maumbi merupakan pintu gerbang Minahasa Utara. Sehingga sangat layak untuk ditata lebih baik lagi, kamtibmas antar batas wilayah perlu dijaga bersama, hidupkan usaha-usaha kuliner seperti ini, dan memberi kesan bahwa masyarakat Minut sejahtera. “Saya yakin ditangan JG-KWL pembenahan-pembenahan akan terus dilakukan,” tutup Umboh.

Baca Juga  Setelah Kecamatan Kema, Giliran Kordes Kauditan Dilantik

Sementara Kadis Pariwisata Audy Sambul mengapresiasi dibukanya bazar kuliner dan disambut positif oleh bupati Minut. Menurutnya, Desa Maumbi terkenal dengan kue Biapong, dan kuliner lainnya mengangkat kearifan lokal. Juga apresiasi buat Pj Kumtua, perangkat Desa serta masyarakat saling menopang meraih penghargaan ke-3 Desa Kuliner tingkat Nasional. “Kedepan tinggal ditata dengan baik, atau mencari lokasi strategis untuk lebih menggairahkan pedagang ataupun UMKM dalam bisnis kuliner,” timpal Audy.

Terkait Bazar Kuliner yang digalakkan pemerintah dan masyarakat Maumbi menurut Ketua BPD sekaligus staf khusus bupati bid Pembinaan Sosial Kemasyarakatan F.H. Warokka, SH, MSi merupakan ide awal dari mantan Kadis Pariwisata Sulut, Boy Rompas. “Ini ide pak Boy Rompas, kemudian direnspons Pemerintah Desa, jadilah seperti ini sekaligus perkenalan àtau promosi,” terang Warokka.

Baca Juga  Saksikan Penandatangan Pakta Integritas, Lumaksono : Semangat dan Berikan Pelayanan Terbaik demi WBK dan WBBM

Peran Pemdes Maumbi

Senada Pj Kumtua Desa Maumbi, Johni Tanod SSos menerangkan cikal bakal dibukanya bazar kuliner, berawal antusias warga ketika mendapat perhargaan juara III Desa Wisata Kuliner Trisakti Tourism Award yang
diikuti ratusan tingkat Nasional, di Jakarta belum lama ini. “Masyarakat teropsesi membuka lokasi khusus dagangan kuliner kearifan lokal, dan berharap dibangunnya tuguh ‘Biapong’ sebagai Icon Desa,” ujar Tanod.

Soal bazar kuliner yang dibuka saat ini bersifat temporer, jelang Natal dan Tahun Baru. “Sebetulnya pemerintah sudah menyiapkan lahan di ruas jalan Soekarno-SBY. Sentra lapak kuliner, termasuk kedai kopi akan disiapkan disana, karena jalananya cukup luas. Sementara Tugu Biapong jika terealisasi akan berada di jalur Interchange Manado-Minut-Bitung, masih wilayah Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Minut,” tambah Pj Kumtua Maumbi.

Baca Juga  Terobos Jalan Terjal, Tim VAP Bantu Korban Kebakaran di Tikala Baru

Nampak beberapa pengguna jalan sempat berhenti untuk membeli jajanan kue yang dipasarkan di senumlah kios. Sesudah itu melanjutkan perjalanan mencegah arus kemacetan. Sebab lokasi bazar kuliner berada tepat di ruas jalan utama Minut-Bitung, depan Taman Makam Pahlawan Nasional Maria Walanda Maramis.

Nampak hadir sejumlah Staf Khusus bupati Minut diantaranya mantan Kadis Pariwisata Sulut Boy Rompas, mantan asisten I Pemkab Minut, Jantje Rumambi, ibu Nova Tanod-Pongajouw tak lain isteri Kumtua, Sekretaris Desa Maumbi Leonardo Moray plus sejumlah aparat pemdes , Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat setempat, serta undangan. (dw/st)

(Visited 48 times, 1 visits today)

Komentar