Pemkab Minut Wujudkan Program Safari Tanam

Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) kembali menunjukkan komitmen mewujudkan swasembada pangan melalui Program Safari Tanam.

Program Safari Tanam mulai berfokus pada penanaman dua komoditi strategis seperti Padi sawah dan Jagung manis terpusat di Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, Jumat (02/05/25).

Sekretaris Daerah (Sekda) Minut,
Ir Novly Wowiling M.Si juga selaku Ketua Satgas Gerakan Swasembada Pangan menegaskan bahwa keberhasilan program ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi ketahanan pangan di daerah Minahasa Utara.

Turut hadir mendampingi Sekda dalam kegiatan ini yakni Kepala Dinas Pertanian Ir. Wangke Karundeng MAP, serta jajaran Dinas Pertanian, perwakilan Danramil, dan Lurah Rap-Rap beserta stafnya.

Baca Juga  Bupati JG Serahkan 316 SK PPPK Guru

Program ini menargetkan penanaman padi sawah di lahan seluas 2 hektar dengan varietas Inpari 32. Diperkirakan, hasil panen dapat mencapai 14 ton Gabah Kering Panen (GKP).
Selain itu, program ini juga melibatkan penanaman jagung manis dengan populasi 4500 pohon, yang diperkirakan akan menghasilkan sekitar 4500 tongkol.

“Angka-angka ini merupakan proyeksi, dan hasil panen sebenarnya berpotensi lebih tinggi jika perawatan tanaman dilakukan secara intensif dan terhindar dari risiko-risiko produksi seperti hama atau penyakit,” sebut Sekda Novly Wowiling diiyakan Kadis Pertanian Wangke Karundeng.

Di kesempatan yang sama, Sekda juga menyampaikan pesan Bupati Joune Ganda SE, MAP MM MSi dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, SH MH perihal pentingnya sinergitas antara Pemerintah dan petani untuk mencapai keberhasilan program swasembada pangan.

Baca Juga  RPJPD Minut Tahun 2025-2045 Disahkan

“Program ini merupakan tanggung jawab bersama, dengan semboyan ‘Dari kita dan untuk kita. Jaga Pangan, Jaga Masa Depan’. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melibatkan dan memberdayakan petani lokal.
Keberhasilan program ini juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi Minahasa Utara sebagai daerah yang mandiri dan sejahtera,” ujar Sekda Novly Wowiling mengutip pesan Bupati dan wakil bupati.

Ditambahkan Wowiling, Program Safari Tanam bukan hanya sekadar kegiatan menanam. Melainkan langkah strategis Pemkab Minut mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Program ini kiranya dapat memotivasi petani dan meningkatkan produksi pangan lokal. Mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat Minahasa Utara. Keberhasilannya juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mencapai swasembada pangan,” kunci Sekda. (dw/st)

(Visited 7 times, 1 visits today)

Komentar