Pemprov Sulut Salurkan Kartu Prakerja

Sulut Times, Manado: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menyalurkan kartu Prakerja tahap pertama awal Maret ini.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Erny Tumundo kepada media ini Kamis (05/03/2020) diruang kerjanya.

Kepala Disnakertrans Sulut.


“Kepada seluruh pencari kerja dan yg terPHK, Pemerintah menyiapkan kartu PRAKERJA, dan pendaftaran dapat dilakukan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, jalan 17 Agustus Manado,”ujarnya.
Kartu pra-kerja adalah sebuah kartu yang digalangkan dalam rangka program pelatihan dan pembinaan warga negara Indonesia yang belum memiliki keterampilan.
Dan seperti dirangkum media ini, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 10 triliun untuk program ini dan ditargetkan ada 2 juta orang penerima manfaat di tahun ini.
Program ini awalnya dianggap sebagai program pemberian gaji untuk para penganggur. Namun pemerintah meluruskan bahwa Kartu Pra Kerja merupakan program pencari kerja atau pekerja untuk mendapatkan layanan pelatihan vokasi (skilling dan re-skilling).
Meskipun dalam pelaksanaannya penerimaan manfaat akan mendapatkan uang Rp 500 ribu melalui digital yang hanya diberikan 1 kali. Pemerintah menekankan bahwa uang itu bukan gaji, melainkan modal atau ongkos bagi para peserta yang setelah lulus pelatihan untuk mencari pekerjaan.

Terpilihnya Sulut sebagai salah satu destinasi wisata superprioritas merupakan sebuah kebanggan tersendiri serta kepedulian dari Pemerintah seperti diungkapkan Tumundo.

Baca Juga  Pemprov Sulut-Pertamina Gelar Pelatihan Kemitraan

Penerbitan kartu prakerja di tiga destinasi wisata yang paling terdampak virus corona, yakni Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau. Kebijakan ini merupakan salah satu stimulus yang tengah dikucurkan untuk mengantisipasi terjadinya perlambatan ekonomi karena wabah virus dari Cina ini.

“Mekanismenya dari Kementerian Keuangan. Target di tiga lokasi itu bisa dilaksanakan Maret,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Negara, dikutip dari Tempo, beberapa waktu lalu

Airlangga mengatakan, pemerintah saat ini tengah merampungkan regulasi yang memayungi penerbitan kartu prakerja tersebut. Adapun beleid yang disiapkan adalah peraturan presiden atau perpres.

Ditegaskan Tumundo, Kartu prakerja dialokasikan sebanyak 2 juta dimana 1,5 juta disalurkan melalui kemenko perekonomian dengan sistem pendaftaran online di website kartu prakerja. Dan ada 500 ribu kartu prakerja disalurkan oleh Kemnaker terutama untuk menyasar pencari kerja yang daerahnya unternet dan juga yang tidak punya gadget atau fasilitas pendukung lainnya.
Tumundo menambahkan bahwa pendaftaran tahap 1, dibuka hingga tanggal 10 Maret 2020.
” Yang memerlukan kartu ini diminta segera mendaftar karena Pendaftaran Tahap I ditutup tanggal 10 maret 2020,”pungkasnya.

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar