Perangi TPPO dari Desa, Imigrasi Manado Kukuhkan Kayuuran Bawah Jadi Desa Binaan Imigrasi

​Sulut Times , MINAHASA – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Manado terus memperluas radar pengawasan keimigrasian hingga ke pelosok desa. Langkah nyata ini terlihat saat tim Imigrasi Manado menyambangi Desa Kayuuran Bawah, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Kamis (07/05/2026).

​Kedatangan tim ini bukan sekadar kunjungan biasa. Kanim Manado secara resmi mengukuhkan Desa Kayuuran Bawah sebagai Desa Binaan Imigrasi. Program strategis ini bertujuan memperkuat benteng pertahanan masyarakat terhadap ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

​Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Alimuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Direktur Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan rakyat.

​”Kami ingin masyarakat desa memiliki pemahaman yang utuh tentang prosedur bekerja ke luar negeri secara legal. Desa Binaan Imigrasi ini menjadi garda terdepan kami untuk memutus rantai mafia perdagangan orang yang sering kali mengincar warga di pedesaan,” ujar Alimuddin

Baca Juga  Bupati JSK Kukuhkan Gugus Tugas TPPO Minahasa Periode 2024-2028

​Ia menambahkan, kehadiran Imigrasi di tengah warga bertujuan untuk memberikan proteksi dini. “Kami tidak ingin warga Minahasa menjadi korban eksploitasi di luar negeri hanya karena ketidaktahuan informasi,” tegasnya.

​Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna desa tersebut, Muh Said Basri (Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian) mewakili Kanim Manado untuk membuka acara secara resmi.

Prosesi pengukuhan juga menetapkan Warens Lasut, Analis Keimigrasian Ahli Muda, sebagai Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).

​”PIMPASA akan menjadi jembatan komunikasi antara warga desa dan Kantor Imigrasi. Jika ada tawaran kerja ke luar negeri yang mencurigakan, warga bisa langsung berkonsultasi dengan petugas kami di lapangan,” lanjut Alimuddin.

Baca Juga  Tingkatkan Koordinasi, Kanim Manado Gelar Rapat Timpora Minut

​Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Sebanyak 68 penduduk setempat menyimak dengan saksama paparan materi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa, BP3MI, dan PT. Ficotama Bina Trampil.

Diskusi yang dipandu Jan Peterson Reppie ini mengupas tuntas modus-modus ilegal yang kerap digunakan oleh perekrut tenaga kerja nakal.

​Melalui sinergi antara Imigrasi, Pemerintah Kecamatan, dan perangkat desa, Alimuddin berharap Desa Kayuuran Bawah menjadi contoh bagi desa-desa lain di Sulawesi Utara dalam hal kesadaran hukum keimigrasian.

​”Semangat kami adalah ‘Imigrasi untuk Rakyat’. Kami berkomitmen terus mengawal masyarakat Minahasa agar terlindungi dari segala bentuk kejahatan transnasional,” pungkas Alimuddin.

(Visited 24 times, 1 visits today)

Komentar