Polsek Dimembe Dialog Dengan Tukang Ojek Desa Wasian

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Polsek Dimembe dipimpin langsung Kapolsek Iptu Fadhly S.Tr.K, M.H, kembali berdialog dengan masyarakat melalui program Jumat Berkat.

Kali ini jajaran Polsek Dimembe berdialog dengan para tukang ojek di salah satu pangkalan ojek Desa
Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut),
Jumat (13/01/23).

Pertemuan sekitar pukul 10.00 Wita, berlangsung santai penuh canda Kapolsek didampingi Waka Polsek Ipda Edward F. Fanumbi, Kanit Intel Aiptu Bobby Pua dan beberapa anggota Polsek.

Di hadapan belasan tukang ojek kendaraan roda dua (R2), selain berdiskusi terkait situasi Kamtibmas di Desa Wasian. Kapolsek Iptu Fadlhly kembali membeberkan program-program Polres Minut yang tengah dijalankan, seperti ‘Ayo Follow’ notabene akun media sosial yang dimiliki Polres Minut.

Baca Juga  Masa Pandemi, Azhar Inginkan Aspirasi Warga Prioritas Akan Dilaksanakan

Dijabarkan Fadhly, melalui akun resmi maupun Call Center yang disertakan nomor-nomor telpon, sehingga masyarakat akan dimudahkan ketika memberikan informasi gangguan kamtibmas. Sebab nomor-nomor telpon ini aktif 24 jam.

“Bahkan informasi bisa berupa kritik atas kinerja Polres Minut, ataupun jajaran Polsek Dimembe sehingga kedepan kami dari pihak kepolisian bisa berbenah dalam melayani masyarakat. Untuk kegiatan tatap muka seperti ini dilakukan setiap Jumat, sehingga diberi nama “Jumat Berkat” atau bertemu masyarakat dan sudah berlangsung sejak akhir bulan Oktober tahun 2022 silam,” beber Kapolsek.

Dalam dialog ini, para tukan ojek juga menyampaikan kerawanan dan gangguan Kamtibmas di Desa Wasian, seperti masyarakat yang mabuk di malam hari dan membuat keributan, sehingga masyarakat meminta kepada Polisi khususnya Polsek Dimembe untuk lebih intens melakukan patroli cipta kondisi guna meminimalisir gangguan.

Baca Juga  Sambuaga Canangkan Pusat Kuliner dan Cindera Mata di Likbar

Para tukang ojek juga menyentil soal kenaikan BBM notabene sangat mempengaruhi pendapatan mereka.

“Dalam kondisi tingginya harga BBM jelas penghasilan kami jadi menurun,” keluh para ojek.

Masyarakat menyambut baik pertemuan seperti ini, bisa berdialog langsung dengan aparat kepolisian.

Pelaksanaan kegiatan Jumat Berkat berjalan aman dan kondusif, dengan mengutamakan komunikasi yang humanis dan solutif. (dw/st)

(Visited 82 times, 1 visits today)

Komentar