Sulut Times, Minahasa – Proyek pembangunan drainase (Rainase) di Desa Toulimembet Kecamatan Kakas, menjadi sorotan setelah aspirasi dan kritik masyarakat beredar di media sosial.
Menanggapi hal ini, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Handiyana memerintahkan Kasatker Wilayah 1 BPJN Sulawesi Utara Ringgo Radetyo yang di wakil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Sam Yuda Haerani, langsung turun ke lapangan dan memastikan akan mengambil langkah tegas demi menjamin mutu pekerjaan.
Sam Yuda Haerani menyambut baik aspirasi yang di sampaikan masyarakat. Namun, ia menyayangkan adanya pemberitaan di media, khususnya Facebook, yang beredar sebelum melakukan klarifikasi.
”Sesuai aspirasi masyarakat saya sangat menjunjung tinggi, cuma di sayangkan aspirasi ini belum di klarifikasi lebih dulu sudah ada berita yang ada di media masyarakat terutama FB dan itu sangat mengecewakan dalam arti kita ini bukan anti kritik. Kita siap di kritik, tapi marilah kita sama-sama kalau mau membangun itu kita bangun sama-sama, janganlah menjadi hakim,”ungkapnya seusai meninjau proyek drainase di Desa Toulimembet Kecamatan Kakas Senin,10/11/25
Sam menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai alat kontrol, sementara pihaknya sebagai pelaksana bertugas mewujudkan hasil yang baik. Ia juga mengajak agar semua pihak dapat menjadi pengamat dan pengawas yang bertanggung jawab. Mengingat proyek ini di danai oleh pajak dan memiliki jangka waktu pemanfaatan yang panjang.
”Marilah kita bangun komunikasi agar apa-apa yang terjadi, ke depan kita bisa sampaikan itu secara wajar dan juga beretika.”jelasnya
Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Sam Yuda Haerani dan timnya telah melakukan kunjungan ke lokasi dan berdiskusi intensif dengan warga. Berdasarkan temuan di lapangan terkait mutu bahan, Sam menegaskan fokus utama mereka adalah pada kualitas, Pasir yang tidak bertanah dan Batu yang tidak berpori.
”Kami sudah menyatakan bahwa pekerjaan ini belum di bayar. Maka kalau pekerjaan ini tidak sesuai dengan spek maka pekerjaan ini tidak akan di bayar atau akan di bongkar. Kami tidak mau meninggalkan pekerjaan-pekerjaan yang cacat mutu.”tegas Sam
PPK 1.1 BPJN Sulut ini berjanji akan mengawasi pekerjaan sebaik mungkin dan telah berkonfirmasi dengan masyarakat untuk mencegah adanya pelaksana nakal yang berani menggunakan bahan dengan mutu rendah.
”Kami percaya ketika semua itu di jalankan dengan baik dengan campuran sesuai spek, maka kami yakin pekerjaan ini akan bertahan cukup lama.”pungkasnya
Sam Yuda Haerani berharap besar untuk terwujudnya sinergi antara masyarakat dan pelaksana.
”Kita bangun bersama, komunikasi agar masyarakat sebagai pengawas, kita sebagai pelaksana dapat bersinergi . Mudah-mudahan proyek ini akan selesai tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya dan juga tepat administrasi.”kuncinya
Stefan Warouw selaku Masyarakat yang membuat keluhan di media sosial turut hadir di lokasi. Ia menyatakan kepuasan atas tanggapan cepat dari pihak PPK dan adanya tindakan pembongkaran.
“Hal ini di anggap sebagai respons positif terhadap kritikan dan pengawasan dari publik. Masyarakat akan terus melakukan pengawasan terhadap kelanjutan proyek,” katanya.
Masyarakat berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar proyek-proyek pembangunan di masa depan dapat terlaksana dengan lebih baik dan sesuai standar. “Nanti ke depannya supaya lebih bagus kan untuk proyek-proyek di kemudian hari,” tutup Warouw.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar