Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara (Sekda Minut) Ir. Novly Wowiling MSi mewakili Pjs Bupati memantau pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024, bertempat di Kantor Regional XI Manado, Selasa (05/11/24).
Disebutkan Wowiling, kerja sama dengan BKN Regional XI Manado
tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun 2024 telah dilaksanakan. Untuk Kabupaten Minahasa Utara ada 548 peserta yang akan mengikuti serangkaian tes untuk mendapatkan kelulusan yang dalam perencanaan kurang lebih ada 35 formasi.
“Tes ini standarnya tinggi, juga keamanannya dijamin, karena pelaksananya yakni BKN Regional XI Manado, mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap proses seleksi CPNS ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan calon pegawai yang berkualitas untuk pelayanan publik yang lebih baik,” harap Wowiling.
“Diingatkan agar seluruh peserta tes dapat mengikuti setiap prosedur yang telah ditetapkan agar dapat berjalan dengan lancar,” pesan Sekda.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Minut, Johanes Katuuk menjelaskan bahwa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun 2024 diikuti peserta yang lolos seleksi administrasi, tercatat 548 peserta dari total 645 berkas lamaran yang masuk.
Disebutkan, peserta yang akan mengikuti tes antara lain Test Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Test Karakteristik Pribadi (TKP).
Lanjut Katuuk, Seleksi CPNS tahun 2024 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan sistem CAT proses seleksi berlangsung transparan dan akuntabel. Untuk menentukan peserta yang lolos dengan standar kompetensi minimal.
Sedikitnya 5 peserta menggunakan nilai SKD tahun 2023, 17 orang peserta titik lokasi ujian di luar kantor Regional XI Manado.
Dalam satu sesi ujian diikuti maksimal 100 peserta dan waktu pelaksanaan selama 2 hari, tanggal 5-6 November 2024.
“Dengan sistem CAT yang dikembangkan BKN, pelaksanaan SKD berlangsung lebih efisien dan terstruktur. Peserta bisa langsung melihat hasil ujian setelah menyelesaikan tes. Ini akan menghilangkan keraguan atau potensi kecurangan, sehingga dipastikan tidak ada celah terjadinya kecurangan. Integritas dan transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan SKD tahun ini,” kunci Kepala BKPSSM Minut. (dw/st)

























Komentar