Sulut Times, MANADO — Satgas Gabungan terus memburu buaya viral di Teluk Manado. Basarnas Sulut turut membantu pencarian predator tersebut.
Basarnas mengerahkan drone termal untuk pemantauan udara. Teknologi canggih ini menyisir perairan teluk secara intensif.
Area pencarian sangat luas. Tim memantau dari selatan ‘beton panjang’ Kalasey sampai ke perairan utara Tuminting.
Hingga Kamis siang, tim belum menemukan tanda-tanda buaya. Namun, patroli gabungan tetap waspada di semua area rawan.
Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang, memberi peringatan. Ia meminta warga Manado sangat berhati-hati saat beraktivitas.
“Masyarakat jangan berenang di area yang dicurigai.Aktivitas air di pesisir sebaiknya dihindari sementara waktu. Jika warga melihat kemunculan buaya, harus segera lapor. Laporkan penampakan itu ke petugas terdekat,”tegas Randang
Randang menjelaskan sinergi kuat unsur gabungan. Pemkot Manado, TNI/Polri, BKSDA, dan APDi ikut memantau perairan.
Pos Siaga Basarnas di Pelabuhan Megamas bersiaga penuh. Mereka siap mendukung Pemkot dan instansi lain dalam pelayanan SAR.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar