​Sulut Times, BITUNG– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara (Sulut) terus memacu digitalisasi pelayanan. Melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, mereka menggelar Sosialisasi Aplikasi Layanan Data Keimigrasian (LDK) dan Aplikasi All Indonesia di Aula Fave Hotel Bitung, Rabu (20/5/2026).
​Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani, membuka langsung kegiatan ini. Turut mendampingi, Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Rejeki Putra Ginting, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri H. Roesman.
​Sejumlah instansi pengguna layanan data keimigrasian menghadiri acara ini. Mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Ketenagakerjaan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, Kantor Bea Cukai Bitung, Dinas Perhubungan, Kantor Karantina Kesehatan, hingga perusahaan agen kapal pengguna Aplikasi All Indonesia.
​Dalam laporan kegiatannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri H. Roesman menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan efektivitas penggunaan layanan digital keimigrasian bagi instansi terkait maupun pengguna layanan.
​Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani menegaskan bahwa transformasi digital merupakan pilar penting untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik di sektor keimigrasian. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan sistem harus berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM).
​“Kami berharap kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman, memperkuat sinergi, serta menyamakan persepsi antarinstansi terkait mekanisme pelayanan dan permohonan data keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ramdhani saat membuka acara.
​Memasuki sesi inti, Ketua Tim Layanan Data Keimigrasian dari Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditjen Imigrasi, Angga Adywantara, memaparkan materi utama. Angga mengupas tuntas latar belakang, tujuan, fitur layanan, hingga mendemonstrasikan secara teknis cara penggunaan Aplikasi LDK dan Aplikasi All Indonesia di hadapan seluruh peserta.
​Acara semakin hidup saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan momen ini untuk melontarkan pertanyaan, hambatan di lapangan, hingga usulan strategis.
​Beberapa instansi, misalnya, mengeluhkan kendala saat mendaftarkan akun LDK. Di sisi lain, perwakilan agen perusahaan kapal memberikan masukan teknis mengenai pengisian data pada Aplikasi All Indonesia demi memperlancar proses pelaporan crew (kru) dan penumpang kapal.
​Narasumber langsung merespons seluruh pertanyaan serta masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mengoptimalkan pelayanan keimigrasian berbasis digital ke depan.
​Melalui langkah ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut berharap hubungan kerja sama antarinstansi dalam memanfaatkan teknologi keimigrasian semakin solid. Targetnya jelas: menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih cepat, tepat, dan transparan
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,604)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,542)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,935)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,863)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)































Komentar