Suluttimes.com, AIRMADIDI – Ditengah kampanye pemerintah agar masyarakat stay at home. Bagi Bupati Minut DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh justru sebaliknya, tak pernah berhenti memikirkan kebutuhan masyarakat di masa pandemik covid-19.
Sepak terjang bupati bersama Team VAP For Sulut diakui wakil ketua bidang media dan komunikasi publik Partai Nasinal Demokrat (NasDem) Minut, Jaya Marthen Luntungan.
Dikatakan Luntungan, instruksi berdiam diri di rumah mungkin tidak berlaku bagi seorang VAP notabene bupati Minahasa Utara. Jika VAP berhalangan, Team VAP For Sulut tetap fokus sesuai instruksi bantu masyarakat terdampak covid-19.
Ini bukti kepekaan seorang pemimpin yang peduli dan tanggap dengan situasi di masyarakat. “Bahkan VAP tidak sungkan-sungkan di jalanan membagikan ADP berupa masker, hand sanitizer bagi warga yang lewat. Selaku pribadi, saya salut seorang perempuan dengan gigih, mampu menjawabnya dengan perbuatan baik,” ujar Yaya panggilan akrab Luntungan.

Kendati begitu sebut kaka Yaya, masih banyak orang yang mencela kinerja VAP, bahkan hingga “memfitnah”. “Seorang juga manusia biasa tak lepas dari keiklafan. Setidaknya banyak hal positif yang diperlihatkan dalam pengendalian covid-19. Saya yakin ini tipikal seorang pemimpin yang bertangungjawab, berjuang bersama jajaran SKPD, aparat keamanan dalam sikon wabah covid-19,” terang kaka Yaya.

Sementara bagi team VAP yang ditugaskan di lapangan tak jauh berbeda dikomandani kaka Novie Kolinug, kaka Jef David Bassay dan kakak Novry justru tidak berdiam diri. Mereka justru mampu melaksanakan instruksi membantu masyarakat terdampak covid-19. “Ini semua instruksi, sehingga team VAP terus bergerak membantu masyarakat Sulut, akibat dampak coronavirus,” tambah Luntungan. (st/dw)

























Komentar