VAP Brilian, Rekrut Pekerja Produksi Masker Akibat Kelangkaan

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Merebaknya coronavirus disease 2019 (Covid-19) imbasnya dirasakan langsung masyarakat di Minahasa Utara (Minut), termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).
Lihat saja, kebutuhan akan masker, hand sanitizer, serta kelengkapan lain alat pelindung diri (ADP) laris manis, bahkan habis di pasaran.
Jika ada, harganya melambung lagi-lagi justru menyusahkan kalangan masyarakat bawah alias kurang mampu.
Tak tinggal diam, bupati Minut DR Vonnie Anneke Panambunan STh (VAP) langsung putar otak bagaimana bisa memproduksi masker, maupun ADP. Selanjutkan akan dibagikan gratis bagi masyarakat yang masih membutuhkan.
Tak hitung tiga, ibu rumah tangga (IRT) bahkan siapa saja yang punya ketrampilam menjahit langsung dirangkul. “Saya sengaja buka lowongan biar masyarakat tahu. Selaku pekerja harus mendapat upah, mereka punya keluarga yang harus dibiayai,” ujar bupati ide awal rencana pembuatan masker.
Hasil produksi masker ini sebut bupati, akan disalurkan bukan hanya di wilayah Minahasa Utara, melainkan dibagi-bagikan untuk masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut). “Kami siapkan mesin jahit, jadi mereka yang punya ketrampilan menjahit bisa langsung action. Produksi masker cukup banyak, dan saya pastikan bisa disalurkan kepada masyarakat yang ada di Sulut,” lanjut calon gubernur Sulut bersemangat. (st/dw)

(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar