Wabup Kevin Dampingi Anggota VI BPK RI Kunker di Unklab

Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Wakil Bupati Minahasa Utara (Wabup Minut), Kevin William Lotulung, mendampingi anggota VI BPK RI, Drs. H. Fathan Subchi, saat kunjungan kerjanya di Universitas Klabat (Unklab) Airmadidi, Jumat (08/08/25).

Selain Fathan Subchi Wabup Kevin, nampak juga Fero Walandouw notabene aktor, presenter, model, sekaligus pengusaha muda.
Mereka disambut Rektor Unklab Danny Rantung, staf dosen serta ratusan mahasiswa.

Wabup Minut terlihat akrab bersama Fero Walandouw.

“Selamat datang, terima kasih atas kunjungan pak Fathan serta rombongan di kampus kami, Universitas Klabat,” sapa Rektor sembari bersalaman dengan anggota VI BPK RI, Wabup Minut, Fero Walandouw.

Para tamu juga disambut lantunan lagu dari kelompok Paduan Suara mahasiswa Unklab, membuat Fathan berserta rombongan tersenyum puas sambil memberikan aplaus atas penampilan mereka.

Baca Juga  Bawaslu Hembuskan Produk Hukum Pelanggaran Pilkada

Sebelum berbagi pengalaman dengan para mahasiswa, Fathan memperkenalkan kedatangannya bersama Fero Walandouw, warga asal Sulawesi Utara. Fero asli orang Manado, ibarat pulang kampung dan datang di Universitas Klabat.

Di kesempatan itu, Fathan ikut memberikan memotivasi bagi para mahasiswa, dannn mengingatkan mereka untuk tetap bersemangat, mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini yang terus berkembang, pesatnya sistem digitalisasi.

“Saya yakin pak rektor, kedepan tahun 2035-2045 diantara para mahasiswa ini di akan menjadi pemimpin Indonesia. Nah, banyak tokoh, pejabat yang berasal dari Sulawesi Utara telah menjadi pemimpin-pemimpin besar,” sebut
anggota VI BPK RI, Fathan Subchi.

Fathan juga menjelaskan bagaimana peran strategis BPK RI sebagai lembaga audit eksternal negara, dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan dan institusi publik lainnya.
Bahkan, Ia menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga  Awuy Ingatkan Panwascam Berlakukan Protab Kesehatan Covid-19

“Mahasiswa dan civitas akademika memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di masyarakat. Maka dari itu, perlu memahami mekanisme kerja lembaga pengawasan seperti BPK adalah hal yang sangat relevan untuk mendukung demokrasi yang sehat,” lanjutnya.

“Perguruan tinggi- perguruan tinggi negeri sudah bagus, tapi kami akan terus mendorong universitas swasta agar terus bekerja, untuk menyinkronkan dengan apa yang dinamakan maju perguruan tinggi,” tegas Fathan Subchi. (dw/st)

(Visited 33 times, 1 visits today)

Komentar