Wisata Berakhir Duka: Kronologi Mahasiswi S2 UNG Meninggal Terseret Arus di Pulau Bogisa

Sulut Times,  GORONTALO – Peristiwa tragis menimpa rombongan wisatawan lokal saat berkemah di Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara. Seorang mahasiswa S2 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bernama Riska Halid (25), warga Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), meninggal dunia akibat terseret arus laut saat berenang pada Minggu (2/8/2026) pagi.

​Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., melalui Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi via pesan singkat 

​”Benar, telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa wisatawan lokal di Pantai Pulau Bogisa. Dua personel Pos Angkatan Laut (Posal) Kwandang bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan tindakan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban bersama warga setempat,” ujar Letkol Andreas Suko Riyanto 

​Letkol Riyanto menjelaskan, pihak TNI Angkatan Laut langsung merespons laporan masyarakat terkait adanya wisatawan yang terseret ombak.

Baca Juga  Gelar Binopsnal Triwulan I Polda Sulut, Evaluasi Pelaksanaan Tugas dan Bahas Kesiapan Pengamanan Pilkada

“Personel Posal Kwandang bahu-membahu bersama pengemudi perahu taksi lokal serta dua wisatawan asing asal Jerman yang kebetulan melintas di area perairan tersebut untuk memberikan bantuan darurat,” ungkapnya 

​Kronologi Singkat Kejadian

​Sabtu (01/08/2026), 16.50 WITA:

Korban bersama delapan rekannya menaiki perahu taksi milik Sofian Patamani dari Desa Ponelo menuju Pantai Pulau Bogisa untuk berkemah dan mendirikan tenda.

​Minggu (02/08/2026), 06.00 WITA:

Rombongan sempat berenang pagi lalu naik ke pantai untuk sarapan. Usai sarapan, lima orang di antaranya kembali turun ke laut untuk mandi.

​Minggu (02/08/2026), 08.30 WITA:

Ombak mendadak membesar dan arus kuat menyeret korban beserta rekan-rekannya. Perahu taksi pimpinan Bapak Salim yang membawa wisatawan asing asal Jerman (Mr. Detlef Schroth dan Mrs. Jasmin) serta pandu wisata Agus Kamba melintas dan langsung menyelamatkan para korban dari laut. Korban (Riska Halid) dievakuasi dalam kondisi tak sadarkan diri. Wisatawan Jerman sempat memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan dan pompa jantung (CPR) di pesisir pulau.

Baca Juga  Polri Kawal kunjungan Wapres RI ke Sukabumi

​Minggu (02/08/2026), 09.50 WITA:

Dua personel Posal Kwandang tiba di lokasi untuk mempercepat evakuasi. Petugas memboyong korban menggunakan perahu taksi menuju Pelabuhan Kwandang.

​Minggu (02/08/2026), 10.30 WITA:

Ambulans membawa korban dari Pelabuhan Kwandang menuju RSUD Zainal Umar Sadikin Gorontalo Utara. Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju rumah duka keluarga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

​Data Ringkas Korban & Tim Penyelamat

​Identitas Korban: Riska Halid (25 thn) — Mahasiswa S2 UNG, Alamat: Desa Tonala, Kec. Posigadan, Kab. Bolsel (Meninggal Dunia).

​Rombongan Rekan (Selamat): Ramdan Lamola, Niar Lahay, Iin Cristian Mooduto, Rahmat Ahmad, Damai Rasida, Wahyu Talib, Nujwa Adelia, Hajar Aswad.

​Tim Penyelamat/Penolong: Agus Kamba (Trip Guide), Mr. Detlef Schroth & Mrs. Jasmin (Wisatawan Jerman), Bapak Salim (Motoris Perahu Taksi), dan 2 Personel Posal Kwandang.

Baca Juga  Polda Sulut Gelar Syukuran HUT ke-73 Polairud

​Atas kejadian ini, Komandan Kodaeral VIII mengimbau masyarakat, para pengelola wisata bahari, serta motoris perahu untuk senantiasa mengutamakan faktor keselamatan pelayaran dan memantau perkiraan cuaca sebelum beraktivitas di laut.

(Visited 15 times, 15 visits today)

Komentar