Serahkan 5 Ton Beras dan Alkes, JG Apresiasi PT. MSM-TTN

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda SE apresiasi bantuan 5 Ton beras serta alat kesehatan (Alkes) dari PT. Meares Soputan Minning (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN).
Halnya peran serta Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Bulog dalam penanganan stunting di Minahasa Utara. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengucapkan terima kasih atas peran serta PT. MSM/PT.TTN, pihak Unsrat, serta Bulog dalam melakukan fortifikasi produk pangan bagi masyarakat.
Dengan pertolongan Tuhan, Saya yakin bahwa penanganan stunting di Minut akan berjalan lebih cepat,” sebut bupati mengawali sambutannya saat penyaluran bantuan beras fortifikasi dan alat kesehatan (Alkes) Posyandu, berlangsung di Pandopo kantor bupati, Senin (18/10/21).

Acara ini dihadiri Sekda Minut Ir Jimmy Kuhu MA, Presdir PT. MSM-TTN David Sompie, pihak Unsrat, Manager bisnis Bulog SulutGo serta para pejabat lainnya.

Bupati menegaskan, bulan Maret lalu telah menandatangani SK, dibentuknya Tim Pencegahan dan Percepatan Penanganan Stunting. Sehingga dalam pelaksanaannya
akan diawasi dan dievaluasi.
“Kita tidak mengejar penghargaan, tapi ini adalah kewajiban pemerintah, sebab
pengayaan zat gizi penting untuk perkembangan generasi penerus,” tandas JG sapaan akrab bupati Minut.

Sementara Presdir PT.MSM/TTN, David Sompie mengatakan penyaluran bantuan ini digulirkan setiap tahun. “Bantuan dalam bentuk fortifikasi memang baru kali ini. Karena beras ini perlu diolah, ditambahkan mineral dan vitamin. Sangat baik untuk ibu hamil dan anak-anak yang berpotensi terkena stunting,” terang Sompie.

Sompie mengatakan, bantuan 5 ton beras untuk stunting disalurkan rutin. Selain itu, ada makanan tambahan seperti susu, dan bantuan lainnya untuk ibu hamil yang diberikan dalam kegiatan Posyandu. “Bantuan bukan hanya untuk stunting. Yang tidak terkena stunting juga diberikan makanan tambahan,” ujar Sompie.

Dia melanjutkan, dalam upaya pencegahan, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas (Posyandu), Dinas Kesehatan dan dipantau Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat Manado. “Jadi program kolaborasi ini dilakukan secara simultan. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat menurunkan stunting, secara khusus di Minahasa Utara,” tambah Presdir PT.MSM/TTN. (dw/st)

Jangan Lupa di Bagikan !

Realisasi ke-10, KPM Desa Lembean Tetap Patuhi Prokes

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Pemerintah Desa Lembean kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bulan ke-10 di tahun 2021, bagi 79 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyerahan BLT berlangsung di pelataran kantor Desa Lembean, Jumat (15/10/21) berjalan lancar, tertib dan aman, dengan tetap mematuhi protab kesehatan (Prokes). “Tetap patuhi Protab kesehatan di areal kantor. Hari ini realisasi BLT Dandes bulan ke-10, semua berjalan lancar,” terang Hukum Tua Lowry Veible Katuuk.

Ditegaskan Katuuk, skema bantuan yang telah dikucurkan pemerintah melalui program jaring pengaman sosial, salah satunya bantuan langsung tunai (BLT) diharapkan bisa meringankan beban masyarakat terdampak covid-19. “Pemerintah telah mengalihkan sebagian Dandes untuk BLT demi menghadapi dampak ekonomi akibat pandemi C-19,” sebut Katuuk diiyakan Sekretaris Desa, Youla Sumarauw SPd.

Katuuk juga menghimbau aparatur Desa, serta masyarakat Desa Lembean senantiasa mengedepankan masalah kesehatan, mematuhi anjuran pemerintah berlakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan). “Kita tetap mewaspadai. Mengatasi pandemi Covid-19 merupakan tugas bersama, pemerintah dan masyarakat saling dorong perangi masalah ini. Saya berharap kondisi ini bisa secepatnya pulih dan normal. Dengan begitu akan memperlancar aktifitas di masyarakat,” tambah isteri perwira Polisi di Mapolres Minut. (dw/st)

Jangan Lupa di Bagikan !

Hak Koreksi dan Hak Jawab Terkait Berita, Diduga Skandal kerjasama media di DisKominfo Kota Bitung merugikan Negara

SULUTTIMES.COM, Bitung – Redaksi hari ini Kamis 14 oktober 2021, menerima surat dengan perihal Hak Koreksi dan Hak Jawab dari Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara.

Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Bitung yang beralamat Kompleks Kantor Wali Kota, Jalan Samratulangi , Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara.

Surat berkop Pemerintah Kota Bitung Dinas Komunikasi dan Informatika itu dikirim dari Kota Bitung pada tanggal 14 Oktober 2021, ditujukan kepada Pimpinan Redaksi Media Online INAnews.co.id di Jakarta dengan nomor surat No : 184/KOMINFO/BTG/X-2021.

Dalam surat tersebut yang dikirimkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Bitung menyampaikan Hak Koreksi dan Hak Jawab sebanyak 4 point terkait pemberitaan pada INAnews.co.id pada hari Rabu 13 Oktober 2021 dengan judul ;
“Diduga Wali Kota Terlibat Dalam Skandal Diskominfo Bitung”

Berikut ini Redaksi INAnews.co.id muat secara utuh Hak Koreksi dan Hak Jawab yang tertuang dalam surat tersebut.

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media saudara pada link

https://www.inanews.co.id/2021/10/diduga-wali-kota-terlibat-dalam-skandal-diskominfo-bitung/

tanggal 13 Oktober 2021, dan berdasarkan kode etik maka dengan ini kami menyampaikan hak koreksi dan hak jawab kami atas pemberitaan dimaksud sebagai berikut:

1. Untuk hak koreksi kami memohon untuk kiranya judul berita dapat dikoreksi agar tidak bersifat menghakimi pihak Wali Kota Bitung. Sebab, Wali Kota Bitung tidak melakukan “skandal” dan tidak ada skandal di Dinas Kominfo Kota Bitung.

2. Sebagai hak jawab kami, dapat disampaikan hal-hal berikut:
Bahwa dokumen kerja sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung dengan xmanadonew.co.id ditandatangani pada bulan April 2021 sementara di bulan yang sama hingga akhir September tidak ada pernyataan bahwa media dimaksud tidak memiliki pemimpin redaksi.

3. Sementara di box redaksi media sampai saat ini masih mencantumkan nama Pemimpina Redaksi saudara Recky Simboh. Sedangkan pernyaaan saudara Recky Simboh bahwa beliau tidak lagi sebagai pemimpin redaksi baru diserahkan ke Dinas Kominfo pada tanggal 1 Oktober 2021. Namun ketika diminta bukti pernyataan/permohonan pengunduran dirinya ke pihak pimpinan perusahaan media pengelola xmanadonew.co.id, saudara Recky Simboh tidak bisa memberikan bukti karena tidak pernah menyatakan mengundurkan diri secara resmi dan tertulis. Dengan demikian, pernyataan pengunduran diri saudara Recky Simboh tidak dapat berlaku mundur sampai sebelum kontrak kerja sama dilakukan. Bahwa tudingan ada “skandal” penipuan dokumen negara adalah tidak berdasar dan bersifat opini dan interpretatif wartawan. Sebab, tidak ada dokumen negara yang ditipu dalam kerja sama media xmanadonew.co.id dengan pihak Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung. Bahwa tudingan walikota mengintervensi dan terlibat “skandal” bersifat tendensius karena semua dokumen penawaran kerjasama media ditujukan ke wali kota Bitung untuk didisposisi dan diteruskann ke Dinas Kominfo. Bukan ditujukan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung sehingga wali kota harus mengintervensi.

4. Kami memohon kiranya hak ini dapat dilakukan sesegera mungkin selambat-lambatnya 1 x 24 sejak hari ini atau 2 x 24 jam terhitung sejak berita dipublikasi, dengan mencantumkan link berita yang dikoreksi dan dijawab.
Kepada media lain yang turut memberitakan hal ini, kiranya pihak inanews.co.id dapat menyampaikan hal ini dalam waktu sama.

Demikian penyampaian hak koreksi dan hak jawab kami, dengan harapan pihak xmanadonews.co.id dapat melaksanakannya demi penegakan aturan di bidang pers. Atas kerja samanya kami sampaikan terima kasih.

a.n. Kepala Dinas Kominfo,
Kepala Bidang Layanan Informasi
Humas dan Persandian,

Drs. semuel muhaling
NIP 19640918 1991 03 1 009

Tembusan:

Disampaikan dengan hormat kepada

1. Bapak Wali Kota Bitung (sebagai laporan)
2. Arsip.

Jawaban Hak Koreksi ;

Terkait dengan surat Hak Koreksi dan Hak Jawab dari Diskominfo Pemkot Bitung, Redaksi sudah melakukan Koreksi pada berita yang di tayangkan pada Rabu 13 Oktober 2021.

Dimana judul sebelumnya

“Diduga Walikota Terlibat Dalam Skandal Diskominfo Bitung”

menjadi judul dan link berita

“Walikota Sebagai Disposisi Pada Kerjasama Media di Diskominfo Pemkot Bitung”

Demikian disampaikan dan terima kasih .

Diskominfo Kota Bitung Hak Jawab Hak Koreksi Pemkot Bitung

(Red***)

Jangan Lupa di Bagikan !










Maraknya Pemuatan Pasir Ilegal ke Tongkang Tidak Disentuh Aparat Hukum di Kota Bitung

SULUTTIMES.COM, Bitung — Hasil Ivestigasi awak media ternyata hanya berupa modus, yang dibuat para big boss bahwa pasir tidak langsung dimuat ke Tongkang, dari mobil dump truck dan ditumpukan di tempat sandar tongkang ketika sesuai targer muatan barulah sandar tongkang tersebut, Minggu (17/10/2021).

Pasalnya, ketika awak media melakukan penelusuran diduga tongkang telah berada berdekatan dengan Pelabuhan tempat sandarnya yang akan dimuatkan pasir tersebut, dan ini telah di lakukan persiapan dengan beberapa alat berat guna mengangkut pasir dari tumpukan dan di muat ke tongkang. Karena sudah berapa hari ini mobil Dump truck bolak-balik angkat pasir sampai tercapai terget yang akan dimuat ke tongkang.

Semakin marak galian pasir ilegal yang beroperasi di daerah kota Bitung, dan material tersebut nantinya akan dimuat ke tongkang melalui alat berat, dalam hal ini tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.

Sehingga, dari hasil informasi yang didapat awak media, bahwa material pasir yang dimuat ketongkang, akan di bawa ke daerah Lolak.

Terkait galian pasir yang di angkut menggunakan kapal tongkang, serta akan di jual keluar daerah material pasir ini dari Pelabuhan Bitung menuju Bolmong daerah Lolak, informasi ini dari salah satu warga yang datang di rumah kopi komplex lampu merah pusat Kota Bitung.

Warga yang tidak disebutkan namanya mengatakan, “Pemuatan pasir ke Tongkang ini dari Pelabuhan Bitung akan di bawa ke daerah Lolak Bolmong, “sebutnya.

Untuk membenarkan awak media bertanya lagi, kata warga, “Informasihnya bahwa pasir tersebut yang di muat di tongkang, akan dibawah dan di jual ke daerah Lolak, “jelasnya.

Material pasir, yang berada di kota Bitung kini dijual belikan keluar daerah oleh para pengusaha atau big boss tersebut yang ada di Bitung, dengan tidak mengingat dampak atau stok material yang sangat di perlukan masyarakat Kota Bitung, yang sedang diperuntukan untuk membangun kota Bitung, kini material pasir tersebut dijual keluar daerah oleh para pengusaha yang hanya memikirkan keuntungan mereka sendiri.

Dengan jelas hal tersebut sudah tecantum sesuai undang-undang, UU RI No. 4 Tahun, 2009, Pasal 158. tentang pertambangan dan mineral, termasuk para pengelola atau pengusaha tambang yang ada.

Pemuatan pasir maupun pengelola galian pasir harus melengkapi surat atau dokumem muatan yang di lampirkan surat dari dinas ESDM atau mengantongi ijin resmi untuk memastikan angkutan atau pasir tersebut itu legal, dari pengelolah galian pasir harus mempunyai surat tanda bukti pembayaran retribusi/pajak ke negara lewat dinas terkait.

Pengelolah tambang galian pasir terbilang cukup marak di kota Bitung, masih banyak beroperasi di beberapa lokasi berbeda terkesan tidak tersentuh oleh aparat hukum.

(Red***)

Jangan Lupa di Bagikan !










Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan Silaturahmi ke Lapas Kelas II B Bitung

Bitung, SULUTTIMES.COM — Kunjungan Kapolres Bitung AKBP. Alam Kusuma. S. Irawan, SH. SIK. MH di Lapas  Kelas IIB Bitung, melalui Kabag Humas Polres Bitung AKP Hermanses Katiandago terbilang sukses.

Adapun kunjungan pada hari ini Jumat tanggal 15 Oktober 2021 pukul  09. 30 Wita, dan kunjungan Kapolres Bitung di Lapas Kelas II B Bitung sekaligus mengadakan silaturahmi dengan Anggota Lapas Kelas IIB Bitung.

Kunjungan diterima langsung oleh Kalapas  Bpk. Syukron  Hamdani, A.Md.I.P, S. Ag. MM.

Dalam kunjungan tersebut  Kapolres bitung mengadakan pengecekan  aktivitas penghuni Lapas dan juga mengadakan pengecekan terhadap Tahanan maupun Narapidana  yang sudah divaksin  maupun yang belum divaksin.

Giat kunjungan berjalan dengan baik dan lancar, berahkir pada pukul 10.00 Wita, “sebut Kapolres Bitung AKBP. Alam Kusuma. S. Irawan, SH. SIK. MH.

Ferry.M

Jangan Lupa di Bagikan !










Mahasiswi Universitas Pertamina Berikan Inovasi Eksplorasi Lepas Pantai Ramah Lingkungan

Sulut Times, Jakarta, 16 Oktober 2021 – Dilansir dari situs Ocean Health Index, Indeks Kesehatan Laut Indonesia kini berada di angka 65. Nilai ini terbilang cukup rendah dibandingkan dengan rata-rata global yang berada di point 71. Sementara itu, rangking Indonesia dari 221 negara Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), bercokol di urutan ke 137.

Kondisi ini terutama disebabkan oleh posisi Indonesia yang diapit oleh dua samudera, yakni samudera pasifik dan atlantik. Pencemaran yang terjadi di kedua samudera akan dengan mudah terbawa ke laut Indonesia. Selain itu, limbah mikro plastik dan tumpahan minyak juga berpotensi menyumbang pencemaran di laut Indonesia.

Mahasiswa program studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina, menyoroti dampak pencemaran laut akibat eksplorasi lepas pantai. “Tumpahan minyak tidak saja dapat merusak ekosistem laut dan merugikan para nelayan. Perusahaan eksplorasi juga berpotensi menderita kerugian finansial dan reputasi. Belum lagi terancam penalti dari organisasi berwenang,” ungkap Ester Anggreni Simanjuntak dalam wawancara daring, Jumat (15/10).

Baca Juga :

Tantangan nyata dunia eksplorasi ini memotivasi Ester dan dua mahasiswa lain yakni Fransisca Indah Permatasari dan Larasati Dina Putri, mengajukan gagasan desain pengeboran lepas pantai yang aman dan ramah lingkungan. Tim juga memastikan bahwa dari segi biaya, desain yang ditawarkan sangat efisien.

“Gagasan yang kami ajukan adalah mengganti cairan pengeboran berbasis minyak atau oil based fluida yang biasanya digunakan dalam proses pengeboran batuan, dengan water based fluida. Fluida berbasis minyak berpotensi menyebabkan pencemaran jika dibuang ke laut. Karenanya, kami menggantinya dengan fluida berbasis air yang lebih aman,” tutur Ester.

Beachpedia mencatat dari sekitar 706 juta galon limbah minyak di lautan, operasi pengeboran lepas pantai menyumbang sekitar 2,1 persen setiap tahunnya. Limbah minyak dari operasi pengeboran lepas pantai salah satunya berasal dari oil based fluida.

Gagasan Ester dan tim, meraih Juara 1 di ajang Derrick 2021 pada bidang Well Design Competition. Derrick merupakan ajang bergengsi tahunan yang diselenggarakan oleh Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu. Kejuaraan ini diikuti oleh tim terbaik dari perguruan tinggi bergengsi di Indonesia. Setelah dinyatakan lolos pada preliminary, tim diberikan waktu untuk membuat laporan desain sumur offshore yang berlokasi di Northern Sea, Norwegia.

Diakui tim, kehadiran Mata Kuliah Teknik Pengeboran dan Mata Kuliah Workover and Well Services (Completion), sangat membantu mereka dalam menyusun proposal. “Kami juga sudah terbiasa dengan project based learning yang disesuaikan dengan kondisi riil industri energi saat ini. Sehingga, pengetahuan yang kami dapatkan dari pembelajaran di kelas, praktik di laboratorium, sharing para praktisi, dan kunjungan ke industri, dapat kami gabungkan untuk memenuhi tugas berbasis proyek tersebut,” tutur Fransisca, anggota tim lainnya.

Baca Juga :

Selain meraih Juara 1 pada kategori Well Design, Tim dari Universitas Pertamina juga memboyong dua piala lainnya. Juara 3 pada kategori Drilling Fluid Design Competition yang dimenangkan oleh Muhammad Kenandipa Putrayandra, Mochamad Fa’iq, dan Arbar Laylramadhan. Serta Juara 3 pada kategori Geothermal Case Study Competition yang diraih oleh Chang Karsten Lee Sangkay, Johanes Timoty Jeremi Terok, Donovan Rendi Suherman, dan Serina Andiani Pongtuluran.

Bagi siswa siswi SMA yang ingin mempelajari eksplorasi energi khususnya di bidang minyak dan gas bumi, dapat menjadikan Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina sebagai pilihan. Selain Teknik Perminyakan, Universitas Pertamina juga memiliki 14 Program Studi lain yang fokus pada pengembangan bisnis dan teknologi energi baik dari rumpun sains dan teknik, maupun rumpun sosial dan humaniora. Universitas Pertamina juga memberikan beragam beasiswa yang informasinya dapat diakses di https://universitaspertamina.ac.id/.


Jangan Lupa di Bagikan !

Kapolres Minut Pantau Langsung Vaksinasi di Wilayah Tambang Tatelu

Suluttimes.com, AIRMADIDI -Kapolres Minahasa Utara (Minut), AKBP Bambang Yudi Wibowo, SIK memantau langsung kegiatan vaksinasi yang berlangsung di sekitar lokasi pertambangan rakyat Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe, Kamis (14/10/21).

Disebutkan Kapolres, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan tim vaksinator dr
Jeane Mailoor dan dr Feny Tangka. Kali ini menyasar anak remaja dan masyarakat sekitar lokasi tambang Tatelu.
Hal ini dilakukan agar masyarakat dengan mudah bisa melakukan vaksinasi.

“Suntikan pertama vaksin Astrazaneca, ada juga suntikan kedua vaksin Sinovac untuk anak remaja dan masyarakat umum yang dimulai sejak pagi pukul 09.00 WITA hingga sore Pukul 17.00 WITA,” sebut Kapolres Bambang Wibowo.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Kapolres Bambang Wibowo juga menyerahkan 100 paket bantuan sosial bagi masyarakat setempat. Paket tersebut bantuan dari Dirlantas Polda Sulut dalam rangka Bhakti Sosial Angkatan Akpol 1999.

Terpisah dr Jeane Mailoor menegaskan, sebelum divaksin para peserta terlebih dahulu melakukan tensi atau tes tekanan darah, tes suhu badan. “Setelah dinyatakan tidak ada gangguan kesehatan, baru divaksinasi. Selanjutnya penerima vaksin perlu istirahat sekitar 30 menit dan diberikan Vitamin serta mendapatkan sertifikat,” beber Mailoor sembari menambahkan
jumlah pendaftar 230 orang, yang menerima suntikan vaksinasi 223 orang, semenyata 7 orang ditunda. Dimana
penggunaan vaksin Sinovac : 18 dosis, Astraseneca 205 dosis.

Ditambahkan dr Feny Tangka, vaksin Sinovac diterima 4 vial, yang digunakan 2 vial. Sementara Astraseneca diterima 89 vial yang digunakan 18 vial. “Sisa vaksin yang tidak digunakan tetap tersimpan dalam box. Nanti akan dikembalikan untuk disimpan di ruang penyimpanan RSUD Maria Walanda Maramis.

Mendampingi Kapolres diantaranya Wakapolres Kompol Hans Karia Biri, S.Sos, Kabag Ops
AKP I Komang. Simpen Wijaya SPd. Msi, Kabag Sumda AKP May Diana Sitepu, S.I.K, Kasat Binmas Iptu Jein Sambow, Kapolsek Dimembe Iptu Fadhly, S.Tr.K, Wakapolsek Iptu Decki Pandi, Personil Polsek Dimembe, Plh Danramil Dimembe Peltu Alexander Budiman, Camat Dimembe Ansye Dengah, S.Sos,
Kepala Puskesmas Tatelu dr. Ronald Reymon Wurangian.
(dw/st)

Jangan Lupa di Bagikan !

Darma Baginda: Diduga Skandal kerjasama media di DisKominfo Kota Bitung Merugikan Negara

SULUTTIMES.COM, Bitung — Dugaan kealfaan dokumen kerjasama di Dinas Komunikasi dan Informatika Bitung, mulai terkuak. Dalam kerjasama media yang dilakukan Kominfo Bitung, ada salah satu media yakni XManadoNew yang disinyalir sudah tidak memenuhi syarat untuk disebut sebagai media.

Pasalnya, dari keterangan yang dihimpun, media tersebut ternyata sudah tidak memiliki pimpinan redaksi sehingga telah menjadi ‘liar’ karena tanpa penanggung jawab.

Sementara dalam syarat kerjasama di Pemkot Bitung, setiap media diwajibkan memiliki pimpinan redaksi. Selain itu, surat tugas wartawan Biro wajib ditandatangani pimpinan redaksi.

Hal ini jelas berpotensi TGR dan menyebabkan kerugian negara, dimana Diskominfo Bitung melakukan kerjasama dengan media yang tak memenuhi syarat.

Padahal dalam kontrak kerjasama jelas tertulis bahwa media yang diakomodir harus memenuhi syarat dan telah diverifikasi.

Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian, Drs Sem Muhaling saat dikonfirmasi pada Rabu 13 oktober 2021 , tak membantah adanya media yang tak memenuhi syarat dalam kerjasama di Diskominfo Bitung.

“Memang mantan pimpinan redaksi XManadoNew sudah menemui saya. Ia juga telah membuat surat pernyataan bahwa sudah tidak lagi menjabat sebagai pimpinan redaksi,” ujarnya pada Rabu 13 oktober 2021. Berita ini dilansir dari Inanews.co.id

Sehingga lanjut dia, jika nanti media tersebut kena TGR, itu urusan oknum wartawannya yang bernama Jamal.

“Saya juga berharap Jamal dan pemilik perusahaan bisa sadar akan kondisi ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Muhaling juga membantah adanya dugaan kongkalingkong dalam kerjasama media di Kominfo Bitung.

“Karena sebenarnya lebih dari 50 persen media tidak memenuhi syarat untuk diakomodir dalam kontrak kerjasama. Tapi karena ada disposisi Wali Kota jadi diproses kerjasamanya,” tandas Muhaling.

Sementara oknum wartawan XManadoNew, Jamal Gani saat dikonfirmasi membantah bahwa XManadoNew sudah tidak memiliki pimpinan redaksi.

“Memang pimpinan redaksi yang bernama Recky Simbo, sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak pertengahan April 2021, namun karena ada urusan internal yang harus diselesaikan, maka yang bersangkutan belum diijinkan mundur,” jelasnya pada Rabu 13 oktober 2021.

Pada kesempatan itu Jamal juga menegaskan jika nanti yang bersangkutan telah menyelesaikan urusan internal, maka XManadoNew juga sudah mengijinkan Ia mundur sebagai pimpinan redaksi dan namanya dicabut dari box redaksi sebab kami juga sudah memiliki pimpinan redaksi yang baru.

Terkait adanya potensi TGR di Kominfo Bitung Jamal dengan tegas membantah hal tersebut.

“Jadi Kominfo Bitung menyebut XManadoNew TGR karena tidak memiliki pimpinan redaksi! Benar ini! Saya juga akan pake statemennya bapak!,” tegasnya membantah pernyataan Sem Muhaling.

Pada kesempatan itu, Jamal pun kembali mengatakan bahwa pimpinan redaksi yang bernama Recky Simbo, sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak pertengahan April 2021, namun karena ada urusan internal yang harus diselesaikan, maka yang bersangkutan belum diijinkan mundur.

Terpisah pemerhati masyarakat Darma Baginda, menyayangkan adanya skandal dalam kerjasama media di Kominfo Bitung.

“Apalagi berdasarkan pengakuan Kabid Sem Muhaling, disini ada intervensi wali kota untuk memuluskan kerjasama media meski tidak memenuhi syarat,” ucapnya Rabu 13 oktober 2021.

Menurut baginda skandal yang terjadi ini jelas berbahaya karena memenuhi unsur KKN, yakni korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Untuk itu saya berharap skandal ini harus ditelusuri dan diselesaikan, karena jelas ini berpotensi menimbulkan kerugian negara, sehingga saya berharap agar ini menjadi atensi dari APH,” tandasnya. Dilansir dari Inanews.co.id.

FM/PWOIN

Jangan Lupa di Bagikan !










Tim Tarsius Presisi Polres Bitung Amankan Pelaku Panah Wayer Yang Viral di Depan Jembatan Timbang

SULUTTIMES.COM, Bitung — Keberhasilan Tim Tarsius Presisi Polres Bitung, Melalui kabag Humas Polres Bitung AKP Hermanses Katiandago, menerangkan terkait diamankannya para Pelaku Pembuat dan Pembawa Panah Wayer.

Pelaku tersebut telah diamankan oleh Tim Tarsius Presisi Polres Bitung di Kelurahan Girian Indah Lingkungan 001 Rt 004 Kompleks Perum Bimoli Kecamatan Girian, Rabu 13 Oktober 2021, jam 22.30 Wita. Berdasarkan Laporan Pengaduan Masyarakat.

Adapun Identitas para pelaku dan saksi yang di amankan sebagai berikut, R B Alias Van umur : 15 Tahun alamat, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian (Kompleks Perum Bimoli). Pelaku dengan nama: R P Alias Ian (Pelaku Pembuat Panah Wayer), umur 16 Tahun alamat, Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian, X M Alias Xlen (Yang membawa Panah Wayer) jenis kelamin Perempuan umur : 16 Tahun
Alamat : Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian, “sebut Katiandago.

Terkait Kronologi Pengungkapan dan Penangkapan sebagai Berikut, pada hari Kamis Tanggal 7 Oktober 2021 pukul 12.45 Wita Danru II Tim Tarsius Presisi AIPDA Yulaena Djunaidi Djudju, mendapatkan Informasi terkait pembuatan Panah Wayer di rumah salah  salah satu warga di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian tepatnya di Rumah Keluarga KI alias Kapo.

Tepat Pukul 13.30 Wita Tim langsung mendatangi Lokasi tersebut setelah Tiba di lokasi Para Pelaku langsung melarikan diri dan 2 orang berhasil di amankan atas nama Z M alias Aldo umur 14 tahun dan M A alias Adit umur 15 tahun alamat Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian.

Berdasarkan informasi dari A Z M alias Aldo bahwa Yang membuat Panah W tersebut adalah Lelaki R P alias Rian S umur 16 alamat Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Tahun yang saat dilakukan Penggrebekan oleh Tim lelaki tersebut melarikan diri.

Pada hari Rabu tanggal 13 Oktober 2021 Pukul 22.00 Wita Tim mendapatkan Informasi terkait Keberadaan dari Lelaki R P (Pelaku utama Pembuat Panah Wayer) yang sedang beristirahat di Tempat Kost di Kelurahan Girian Indah, Kompleks Perum Bimoli Kecamatan Girian setelah Tim Tiba di lokasi Tim langsung memeriksa dan mengamankan para Saksi dan Pelaku setelah dilakukan penggeledahan terhadap barang bawaan di dalam Tas dan ditemukan 2 buah anak Panah Wayer dan 2 buah alat Pelontar Panah Wayer.

Berdasarkan Keterangan dari Saksi R B bahwa Pelaku Utama yang melakukan penganiayaan dengan Menggunakan senjata Tajam jenis Panah Wayer yang Pernah Viral tanggal hari Sabtu tanggal 4 September 2021 dengan korban An. Nama : Jolar wantania, Umur 31 tahun, TTL Lahir di sorong 5 Agustus 1990, Kelurahan Sagerat Weru Dua Kecamatan Matuari
Dengan TKP depan Jembatan Timbang di Kelurahan Wangurer sekitar pukul 01.30 Wita adalah Lelaki inisial N, J, dan Atn serta Rdl, “jawabnya.

Adapun Barang Bukti yang di amankan sebagai berikut, 1 Tas selempang warna Hitam, 2 Buah anak Panah Wayer 2 buah Alat Pelontar Panah Wayer, Potongan Tali Plastik 1 Buah Gunting, 1 Buah Obeng, 2 Kaleng Lem Eha – Bon, ” ujar Kasubag Humas.

Tindakan dari Tim yaitu langsung mendatangi TKP dan Mengamankan Para Pelaku ke Mapolres Bitung guna Proses lebih lanjut, “tutup Katiandago.

Ferry.M

Jangan Lupa di Bagikan !










Pandemi Global Mulai Menurun, Permintaan Energi Melonjak

Sulut Times, Jakarta, 14 Oktober 2021 – Krisis energi Eropa yang dimulai sejak beberapa bulan terakhir, kini mulai melanda negara Asia seperti Cina dan India. Krisis dipicu oleh pemulihan ekonomi akibat menurunnya pandemi Covid-19 di beberapa negara. Permintaan terhadap pasokan energi terutama di sektor industri, meningkat pesat. Akibatnya, harga komoditas energi kian melonjak.

International Energy Agency (IEA) menyebutkan, harga kebutuhan energi di Jerman dan Spanyol pada September 2021, meningkat tiga sampai empat kali dari rata-rata biaya konsumsi energi pada tahun 2019 dan 2020. Sementara itu, dikutip dari CNN (13/10), Central Electricity Authority (CEA) India mencatat, setidaknya 63 dari 135 pembangkit listrik tenaga batu bara di India hanya memiliki pasokan untuk dua hari. Di Indonesia, konsumsi listrik yang tinggi sepanjang tahun 2021, diprediksikan PT PLN (Persero) meningkat 4,5 hingga 4,75 persen dibandingkan konsumsi listrik tahun lalu.

Gelombang krisis energi yang terjadi di sejumlah negara menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi Indonesia untuk menjaga ketahanan energi. “Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan ketahanan energi nasional adalah dengan membangun aspek geologi. Pengembangan aspek geologi juga berpotensi mendukung setidaknya 8 dari 17 target Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Ir. Eko Budi Lelono, dalam seminar daring yang diselenggarakan Universitas Pertamina, Sabtu (02/10).

Baca Juga :

Seminar mingguan bertajuk ‘Cipta Karsa’ tersebut, merupakan kuliah pakar lintas program studi yang dilaksanakan oleh Universitas Pertamina dengan tujuan menambah wawasan dan mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Melalui paparan para praktisi dan profesional industri, mahasiswa diharapkan mendapat pengetahuan lebih selain perkuliahan di kelas.

Dalam paparannya, Eko Budi juga mengajak serta mahasiswa Universitas Pertamina untuk membangun center of excellence (COE) di bidang geologi. “Saat ini, informasi kegeologian di Indonesia masih belum terpusat. COE geologi baik yang didirikan oleh Pemerintah seperti Badan Geologi, maupun yang didirikan di level universitas, dapat menjadi rujukan nasional bagi semua stakeholder dalam pengambilan keputusan terkait energi,” pungkasnya.

Baca Juga :

Dikutip dari CNBC (13/10), Dewan Energi Nasional (DEN) mengatakan Indeks Ketahanan Energi Indonesia saat ini masih berada di angka 6,57. Angka ini berada pada rentang kategori tahan. Namun, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk meningkatkan indeks ketahanan energi setiap tahunnya.

“Sejalan dengan visi Badan Geologi, kami juga mengajak masyarakat turut serta memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, serta memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar,” ujar Eko Budi.

Turut hadir sebagai narasumber dalam seminar daring, Dian Wirengjurit, Tenaga Ahli Menteri ESDM. Dian menekankan pentingnya diplomasi energi untuk mengamankan ketahanan energi nasional. “Selain agenda prioritas ketahanan energi yang telah disusun pemerintah melalui berbagai kebijakan, penting bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas politiknya. Ini menjadi modal dasar untuk mengundang investasi di bidang energi. Karenanya, menjaga ketahanan energi tidak hanya menjadi tugas para lulusan program studi sains dan teknologi saja, tetapi teman-teman dari rumpun ilmu sosial dan humaniora juga,” tutur Dian.

Bagi siswa siswi SMA yang ingin berkuliah di kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut, dapat mengunjungi website resmi Universitas Pertamina di alamat https://universitaspertamina.ac.id/. Universitas Pertamina memiliki 15 Program Studi yang fokus pada pengembangan bisnis dan teknologi energi baik dari rumpun sains dan teknik, maupun rumpun sosial dan humaniora. Universitas Pertamina juga memberikan beragam beasiswa yang informasinya dapat diakses di website resmi Universitas Pertamina.


Jangan Lupa di Bagikan !

Sulut Times, Berita Terupdate, Edukasi Aktual Terpercaya

Exit mobile version