Suluttimes.com, MANADO – Guna mendukung kegiatan Operasi SAR, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado gelar pelatihan teknik dasar pertolongan di permukaan air bagi potensi pencarian dan pertolongan di tahun 2024.
Sedikitnya 50 peserta ikut dalam pelatihan ini bertempat di Aula Balai Diklat Keagamaan Manado, Senin (07/10/24).
Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Bina Tenaga Basarnas, Marsekal Pertama TNI Tarjoni, S.SoS, diawali dengan penyematan tanda pengenal kepada perwakilan peserta, tanda dibukanya kegiatan pelatihan.
Dalam sambutannya, Tarjoni
menjelaskan amanah UU Nomor 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, dimana Basarnas memiliki kewajiban melaksanakan fungsi pembinaan terhadap potensi SAR, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Teknik-teknik dasar pelatihan sangat penting agar masyarakat juga mengetahui serta mampu dalam penanganan pembantuan tugas SAR, apabila terjadi di daerah. Perlu penambahan personil untuk melaksanakan kegiatan troubles,” sebut Tarjoni.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado George Mercy Randang SIP, MAP mengatakan bahwa pelatihan ini
mendapatkan suport dari instansi Pemerintah Kota Manado, sekaligus merupakan program kerja Kantor SAR Manado.
“Untuk pelatihan sudah dilaksanakan 2x, yakni di daerah Kotamobagu dan di perairan Kota Manado. Kenapa dilaksanakan di Manado?? antara lain Kota Manado merupakan ibukota Provinsi notabene menjadi sasaran wisatawan lokal maupun turis mancanegara,” lanjut Randang.
“Agar pelayanan SAR bisa maksimal, semua masyarakat bisa melakukan penanganan cepat tepat kami programkan water rescue di wilayah lokasi SAR. Diharapkan dari kegiatan ini, semua stack holder terkait bisa memberikan pertolongan pertama,” tambahnya.
Turut dihadiri Kalak BPBD Minut, OTBAN (Kasi Pelayanan & Pengoperasian Bandara Udara), Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Kol Bakamla Tio Togap P. Kabidops Zona Bakamla Tengah, Kasat Polairud Polresta Manado Kompol Kretsman Mulalinda SPd, MH, Airport Operation Services & Security Div.Head dan Airport Resque Agnd Fire Fighting Operation Dept.Head (mewakili GM Angkasa Pura), Danlanud Sri diwakilkan Kadisop, Danlanudal Manado, serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado. (dw/st)

























Komentar