Sulut Times, MANADO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) menegaskan komitmennya untuk memerangi judi online di lingkungan kerjanya.
Kepala BPJN Sulut, Handiyana, menyatakan bahwa judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga memiliki dampak negatif yang luas terhadap kehidupan pribadi dan profesional.
“Judi online merusak masa depan, relasi keluarga, dan pertemanan,” ujar Handiyana. “Selain itu, kebiasaan ini juga menghilangkan pola hidup sederhana dan sehat.”
Handiyana menyerukan agar seluruh jajaran BPJN Sulut berani mengatakan “STOP” pada judi online. Ia mengimbau para pegawai untuk menjauhkan diri, keluarga, dan orang-orang terdekat dari jerat perjudian daring demi menciptakan kehidupan yang lebih tenang, bersih, dan bermakna.
“Mari kita bentengi diri dan saling menjaga. Jauhi berbagai situs dan aplikasi judi online,” tegasnya.
Lebih lanjut, Handiyana menekankan bahwa upaya memerangi judi online sejalan dengan komitmen BPJN Sulut dalam menjaga integritas. Hal ini merupakan bagian dari langkah menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
“Mari bersama-sama menjaga integritas,” tutupnya, mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,602)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,541)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,934)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,862)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar