Komisi XIII DPR RI Puji Ketegasan Imigrasi Manado Cegat Dugaan TPPO ke Kamboja

Sulut Times, MANADO – Upaya penyelundupan tenaga kerja secara nonprosedural kembali berhasil diredam di gerbang utara Indonesia. Petugas Imigrasi Kelas I TPI Manado berhasil mencegat empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) di Bandara Internasional Sam Ratulangi yang diduga kuat akan diberangkatkan ke Kamboja untuk bekerja secara ilegal pada Sabtu (18/4/2026) lalu.

​Menanggapi ketegasan petugas di lapangan, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, memberikan apresiasi sekaligus peringatan keras mengenai tren pengiriman pekerja migran ke Kamboja yang kian marak.

​Menurut Dewi, tindakan pencegahan yang dilakukan oleh pihak Imigrasi merupakan implementasi nyata dari fungsi pengawasan negara. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan dokumen di bandara bukan sekadar urusan birokrasi paspor yang kaku.

Baca Juga  Operasi Gabungan Timpora Periksa Dokumen dan Ijin Tinggal Orang Asing di Minut

​”Fungsi pengawasan imigrasi adalah garda terdepan dalam melindungi warga negara. Ini bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tapi soal memastikan keselamatan mereka agar tidak terjebak dalam pusaran eksploitasi di luar negeri,” ujar Dewi Asmara di sela-sela reses di Manado (Kamis,23/04/26)

​Politisi senior ini menyoroti bahwa pengawasan ketat di pintu keluar masuk negara sangat krusial untuk memutus rantai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Negara Kamboja belakangan ini menjadi titik merah (hotspot) bagi korban perdagangan manusia, di mana banyak WNI dijanjikan pekerjaan layak namun berakhir dalam jaringan online scamming atau kerja paksa.

​Ia menjelaskan ​seringkali pemberangkatan pekerja migran digunakan sebagai kedok untuk menjerat korban ke dalam jaringan perdagangan manusia.

Fenomena arus WNI ke Kamboja bukan hanya masalah lokal Sulawesi Utara, melainkan menjadi perhatian serius pemerintah secara nasional.

Baca Juga  Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Operasional Kantor Imigrasi Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 1447H

​Dewi mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan iming-iming kerja di luar negeri tanpa prosedur resmi. Masalah TKI ilegal tetap menjadi tantangan besar bagi DPR dan Pemerintah dalam hal advokasi hukum.

​”Jika mereka berangkat melalui jalur gelap, posisi tawar dan perlindungan mereka di negara tujuan menjadi sangat lemah. Kami di Komisi XIII terus mendorong agar pengawasan di pintu-pintu keberangkatan seperti di Manado ini terus diperketat demi keselamatan rakyat kita,” tutupnya.

(Visited 80 times, 1 visits today)

Komentar