Suluttimes.com, MINUT — Konferensi Cabang (Konfercab) II Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Minahasa Utara digelar di JG Center, Jumat (11/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PIKI Minahasa Utara.
Konfercab tersebut juga diharapkan semakin menegaskan peran PIKI dalam memberikan kontribusi pemikiran, pelayanan sosial, dan gagasan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai iman Kristen.
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Minahasa Utara, Pdt. Mouna Linda Rumayar, M.Th.
Dalam struktur organisasi PIKI Sulawesi Utara, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Sulut dipimpin Ir. Maurits Mantiri, M.M. sebagai ketua, dengan Dr. Goinpeace Tumbel, S.Sos. sebagai sekretaris.
Sementara di tingkat Kabupaten Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. tercatat sebagai Ketua DPC PIKI Minahasa Utara dan sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC.
Ketua DPD PIKI Sulut, Ir. Maurits Mantiri, mengatakan Konfercab merupakan bagian dari amanat organisasi untuk melengkapi sekaligus memperkuat struktur kepengurusan PIKI di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Menurutnya, dari 15 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Utara, saat ini 10 daerah telah memiliki kepengurusan PIKI definitif.
“Konsolidasi melalui konferensi cabang penting agar organisasi semakin mampu menampung dan menyuarakan gagasan-gagasan besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Maurits.
Ia mengatakan keberadaan kepengurusan yang definitif akan membuat roda organisasi berjalan lebih optimal, terutama dalam merumuskan program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Maurits juga menyampaikan dukungannya terhadap Joune Ganda untuk melanjutkan kepemimpinan di DPC PIKI Minahasa Utara melalui proses pemilihan ketua definitif dalam Konfercab tersebut.
Ia menilai Joune memiliki kapasitas, latar belakang pendidikan, serta pengalaman yang dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan organisasi PIKI di tingkat daerah.
“Dengan tingkat pendidikan dan pengalaman beliau, kami yakin mampu menghadapi dinamika organisasi dan mencari solusi terhadap tantangan,” kata Maurits.
Bahkan, Maurits membuka peluang nama Joune Ganda untuk diusulkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) PIKI Sulawesi Utara mendatang.
Sementara itu, Plt Ketua DPC PIKI Minahasa Utara sekaligus calon ketua definitif, Dr. Joune Ganda, mengatakan Konfercab II diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan DPC yang definitif.
Hasil konferensi selanjutnya akan dilaporkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIKI untuk memperoleh legitimasi sesuai mekanisme organisasi.
Joune menegaskan, keberadaan PIKI tidak hanya berkaitan dengan pembentukan struktur dan kepengurusan organisasi. Lebih dari itu, PIKI diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui kontribusi intelektual dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“PIKI memiliki semangat kasih dan kebenaran. Kami berharap kehadiran PIKI dapat memberikan semangat membangun dengan kasih dan terus menegakkan kebenaran,” ujar Joune.
Ia mengatakan, selama masa kepengurusan Plt, PIKI Minahasa Utara telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Beberapa di antaranya berupa penyaluran bantuan bibit kelapa, bibit pala, serta bibit ikan mujair. PIKI Minahasa Utara sebelumnya juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah.
Kegiatan-kegiatan tersebut, kata Joune Ganda menjadi bagian dari upaya organisasi untuk menerjemahkan nilai iman Kristen dalam bentuk pelayanan dan kepedulian sosial.
Ia berharap setelah terbentuk kepengurusan definitif, aktivitas PIKI Minahasa Utara dapat semakin berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Konfercab II PIKI Minahasa Utara turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan daerah. Di antaranya Sekretaris Daerah Minahasa Utara, pejabat eselon II, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara, serta para camat.
Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan peran organisasi kemasyarakatan dan intelektual dalam pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya Konfercab II, PIKI Minahasa Utara diharapkan memiliki kepengurusan yang semakin solid dan mampu menjalankan program secara lebih terarah.
Organisasi ini juga diharapkan terus memperkuat kontribusi intelektual, sosial, dan kemasyarakatan dengan menjadikan nilai iman, kasih, dan kebenaran sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(dw/dt)





























Komentar