Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Ribuan Anak PAUD Ikuti Pawai

Sulut Times, MINAHASA – Ribuan bocah dari berbagai TK dan SD (PAUD) di Tondano Raya mengkuti kegiatan Pawai dalam rangka menyemarakan HUT ke 80 Kemerdekaan RI.

Pawai ini menjadi salah satu perayaan paling meriah untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Minahasa.

Kegiatan ini turut, dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, serta sejumlah pejabat daerah, diantaranya Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Minahasa, Riviva Maringka.

Kemudian, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Vicky Tanor, Staf Ahli Bupati Minahasa, Agustivo Tumundo, yang juga Plt. Kepala Dinas Pangan, Kadis Pendidikan, Tommy Wuwungan, Kabag Prokopim, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Melky Luvy Rumate.

Baca Juga  Satgas TMMD ke-121 Kodim 1302/Minahasa Laksanakan Finising RTLH

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Johny Tendean membacakan sambutan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh hadirin, terutama anak-anak, untuk memaknai kemerdekaan lebih dari sekadar perayaan.

“Hari ini bukan sekadar melihat sebuah pawai. Kita sedang menyaksikan sebuah perayaan kehidupan, kebersamaan, dan masa depan,” ujar Jonny Tendean membacakan sambutan bupati.

“Lihatlah wajah-wajah ceria anak-anak kita yang penuh semangat. Mereka adalah generasi penerus Minahasa, generasi penerus bangsa.” ungkapnya.

Pawai ini, adalah wadah untuk menanamkan cinta tanah air, kebanggaan akan budaya, dan semangat gotong royong sejak dini.

Pesan-pesan penting pun disampaikan kepada anak-anak, di antaranya untuk mencintai tanah air dengan perbuatan nyata, menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, serta tak pernah berhenti bermimpi.

Baca Juga  Bupati Kumendong Tatap Muka dengan Perangkat Kerja di Kecamatan Kombi, Lemtim dan Eris, Ini yang di Bahas!

Bupati juga berpesan kepada orang tua dan guru untuk terus menjadi teladan yang baik bagi anak-anak.

“Pendidikan terbaik dimulai dari rumah dan diperkuat di sekolah. Mari kita dukung terus kegiatan positif untuk anak-anak, karena masa depan kita ada di tangan mereka,” tegasnya.

Pada akhirnya, pawai bocah Minahasa ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga cerminan harapan.

“Di tengah derasnya arus globalisasi, pemerintah daerah dan masyarakat Minahasa bertekad menumbuhkan generasi yang modern, namun tetap berakar kuat pada budaya dan cinta tanah air,” tutup Tendean.

(Visited 141 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar