Sulut Times, MANADO : Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga kondusifitas daerah hingga tingkat terdepan. Lewat inisiasi langsung Kajati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Provinsi Sulawesi Utara resmi dideklarasikan sekaligus menjadi yang pertama dan pelopor di Indonesia.
Deklarasi dan pengukuhan kepengurusan DPD Aslinmas Sulut beserta jajaran DPC kabupaten/kota ini digelar di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin (24/8/2026).
Langkah terobosan dari korps adhyaksa ini dihadirkan untuk memperkuat benteng perlindungan warga, khususnya dalam penanganan bencana alam serta menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat dari level desa.
Kajati Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menegaskan bahwa kejaksaan mengambil peran sebagai inisiator sekaligus deklarator karena melihat potensi besar yang ada di desa. Menurutnya, perlindungan masyarakat akan jauh lebih maksimal jika memiliki wadah penggerak yang terorganisir dengan baik.
“Perlindungan masyarakat terhadap masalah kebencanaan maupun menjaga ketertiban dan ketentraman itu bisa lebih maksimal. Maknya kita membentuk dan hari ini mendeklarasikan Asosiasi Perlindungan Masyarakat,” ujar Jacob.
Jacob menambahkan, berbagai program pembangunan daerah pada dasarnya bermula dari tingkat desa. Kehadiran Aslinmas diharapkan mampu mengoptimalkan potensi desa, sekaligus bersinergi penuh mendukung program para bupati, wali kota, hingga program prioritas pemerintah pusat.
Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat Aslinmas Sulut, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, menyampaikan apresiasinya atas terobosan ini. Ia menyebut pengukuhan di Sulut menjadi yang pertama di Indonesia, mendahului pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aslinmas yang baru akan digelar di Palembang, Sumatera Selatan, pada 28 Agustus mendatang.
Menurut Liow, Aslinmas kini hadir sebagai Rumah Bersama yang memberi semangat baru bagi jajaran Hansip dan Linmas di seluruh pelosok Sulawesi Utara.
“Dengan adanya Aslinmas, ini menjadi wadah berhimpun dan menyalurkan aspirasi dari para petugas Hansip dan Linmas yang ada di Sulut hingga ke kabupaten dan kota,” ungkap Liow
Ia berharap Aslinmas tak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga tanggap dan sigap saat terjadi bencana alam. Untuk mewujudkan hal tersebut, Stefanus mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, kejaksaan, hingga insan pers untuk saling bahu-membahu mendukung kiprah Aslinmas di lapangan.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,043)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,942)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,627)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,575)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,958)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,909)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,336)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,830)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,631)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,227)





























Komentar