PLTU Amurang – Pemkab Minsel Tanam Mangrove : Jaga Keberlanjutan Bumi untuk Generasi Mendatang

Sulut Times, Minsel : Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Amurang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menggelar kegiatan penanaman Mangrove skala besar di kawasan pesisir Desa Tawang Raya, Kecamatan Tenga.

Kegiatan yang mengusung tema “Tanam Hari Ini, Lindungi Esok Hari”, menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan memastikan masa depan yang lestari bagi generasi mendatang.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Roy Sumangkut dalam sambutannya sebelum kegiatan penanaman magrove dilakukan menyampaikan, bahwa upaya pelestarian mangrove bukan hanya tentang menjaga ekosistem pesisir, namun juga sangat berkontribusi besar dalam mengurangi risiko abrasi, melindungi kawasan daratan dari ombak, serta menjadi rumah bagi berbagai ekosistem laut baik flora maupun fauna khas pesisir.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari PLTU Amurang yang secara konsisten turut berperan aktif dalam program menjaga lingkungan di Kabupaten Minahasa Selatan. Mangrove adalah paru-paru bagi kawasan pesisir kita, dan dengan menanamnya hari ini, kita sedang membangun benteng perlindungan bagi tanah air dan generasi penerus kita”, ucap Sumangkut mewakili Bupati Minsel.

Baca Juga  Pengurus Persatuan SKI Air dan Wakeboard Indonesia PSAWI Kabupaten Kepulauan Sitaro Dilantik

Apresiasi yang sama juga disampaikan Camat Tenga Sonny Sagai atas nama Pemerintah serta seluruh Hukum Tua dan masyarakat Desa Tawaang Raya.

Selaku tuan rumah lokasi pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove sangat memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Mengingat kawasan yang menjadi lokasi penanaman merupakan salah satu zona penting yang sering mengalami ancaman abrasi.

“Kita sebagai pemerintah daerah dan unsur masyarakat lokal merasa sangat terbantu dengan adanya kolaborasi seperti ini. Tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara pihak perusahaan dan masyarakat sekitar”, kata Camat Tenga Sonny Sagai.

Di kesempatan yang sama, PH Manager Unit PLTU Amurang Windra Haris Susanto menjelaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang telah menjadi komitmen perusahaan secara berkelanjutan.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor energi, PLTU Amurang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

“Kami percaya bahwa pembangunan energi yang berkelanjutan tidak bisa terlepas dari perhatian terhadap lingkungan hidup. Oleh karena itu, selain menjalankan tugas utama kami dalam memasok listrik bagi masyarakat, kami juga aktif dalam berbagai program konservasi lingkungan seperti yang kita lakukan hari ini”, ungkap Susanto.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Pangan, Baharkam Polri Siapkan Pilot Project Peningkatan Komoditas Jagung di Cianjur

Sementara itu, Samsul Bakrie Tahalele selaku Koordinator PT. MKP PLTU Amurang menambahkan bahwa dalam kegiatan ini, pihak perusahaan telah menyiapkan bibit mangrove berkualitas sebanyak ratusan pohon yang akan ditanam bersama oleh ratusan peserta yang terdiri dari karyawan PLTU Amurang, aparatur pemerintah daerah, serta masyarakat lokal yang sangat bersemangat untuk ikut berpartisipasi menanam.

“Kita tidak hanya menanam bibit, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar, mengenai pentingnya menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam. Karena keberhasilan pelestarian ini sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat,” jelas Samsul Bakrie Tahalele.

Dalam kegiatan ini para peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, terlihat sangat antusias dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pembukaan, penyerahan bibit hingga proses penanaman yang dilakukan secara bersama-sama di kawasan pesisir yang telah disiapkan.

Sejumlah masyarakat lokal yang turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrov menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga keindahan dan kelestarian alam pesisir pantai Minahasa Selatan.

Baca Juga  Polda Sulut Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme Intoleransi di SMA Katolik St.Thomas Aquino Manado

Kegiatan penanaman mangrove ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan bersama.

Dengan semangat “Untuk Bumi yang Lestari, Untuk Generasi Mendatang,” semua pihak berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan alam agar tetap lestari bagi anak cucu kita kelak.

(Visited 5 times, 5 visits today)

Komentar