Sulut Times, MANADO : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Tonny Hendrik Lasut, secara lugas menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Pernyataan ini disampaikan dalam sesi wawancara mendalam di Podcast ‘Mata Bicara’, mengungkap perjalanan politiknya yang sarat loyalitas.
Kesiapan Lasut ini bukan sekadar ambisi, melainkan panggilan tugas sebagai kader yang telah berkarir di partai beringin hampir dua dekade.
“Ketika ada dukungan, ketika ada dorongan dari teman-teman DPD II, dan ketika tantangan untuk membesarkan Golkar di Sulut ini begitu nyata, maka sebagai kader, Saya katakan, Saya siap maju dalam Musyawarah Daerah (Musda)!” tegas Lasut saat di kutip dari Podcast Mata Bicara
Tonny Lasut menceritakan ikatan batinnya yang mendalam dengan Golkar. Ia mengaku sudah mengenal partai berlambang beringin itu sejak lahir.
“Saya ini lahir tahun 1976 dan sejak saat itu, saya sudah mengetahui bahwa diri saya adalah Golkar. Kedua orang tua saya adalah kader. Bahkan almarhum Ayah saya dulunya seorang sopir yang kemudian menjadi Kepala Desa dari Partai Golkar,” ungkapnya.
Lasut mengisahkan, meski awalnya ia 100% seorang pebisnis, ia memutuskan terjun ke politik demi melanjutkan perjuangan sang ayah.
“Saya masuk ke politik untuk menggantikan almarhum ayah yang didorong masyarakat untuk bertarung di pemilihan legislatif, tetapi beliau meninggal dunia. Kader dan masyarakat kemudian meminta saya untuk menggantikan almarhum,”katanya
Komitmen Lasut terhadap Golkar tak pernah goyah. Saat ini, ia menjabat sebagai anggota dewan untuk periode keempat, yang berarti hampir 20 tahun ia mengabdikan diri sebagai politisi dan anggota dewan.
“Saya tidak pernah terlintas untuk pindah partai, meskipun ada tawaran dari partai lain. Ada ikatan batin yang sangat kuat dengan Partai Golkar,” jelas Wakil Ketua DPRD Mitra ini.
Karir politiknya dibangun dari bawah, mulai dari jabatan terendah seperti Sekretaris Kecamatan dan Ketua Kecamatan, hingga mencapai posisi tertinggi di tingkat Kabupaten sebagai Ketua DPD II Golkar Mitra. Ia bahkan pernah menjabat sebagai Sekretaris Provinsi. Lasut memilih tetap bertarung di tingkat DPRD Kabupaten karena merasa dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mengenai dinamika internal partai, Lasut menekankan loyalitasnya yang mutlak pada pimpinan pusat.
“Komunikasi dengan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) berjalan baik. Saya selalu tegaskan, matahari kami adalah DPP. Sebagai kader yang loyal, segala petunjuk dari DPP wajib kami laksanakan,” ujarnya.
Ia juga memastikan komunikasi dengan Ketua DPD Tingkat I sebelumnya berjalan baik dan keduanya sepakat untuk bersama-sama melaksanakan dan mendukung apapun keputusan dari DPP terkait pemilihan Ketua Partai.
Menutup wawancara, Tonny Lasut menyampaikan visinya untuk masa depan. “Ke depannya, jika Tuhan menghendaki, saya juga siap memegang jabatan yang lebih tinggi, bertarung di tingkatan Provinsi, baik di legislatif maupun eksekutif, atau bahkan di DPR RI. Intinya, saya siap memimpin gerakan kebangkitan Golkar di Sulut,”kuncinya
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,017)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,747)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,607)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,553)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,945)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,876)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,328)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,826)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,625)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,202)

























Komentar