Sekda Minut Novly Wowiling HadiriPertemuan MGMAC-AMF 2023

Suluttimes.com, AIRMADIDI – Sekretaris Daerah (Sekda), Ir Novly Wowiling MSi mewakili Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda SE MAP MM MSi menghadiri acara Meeting of Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) dan ASEAN Mayors Forum (AMF) 2023, digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Selasa (01/08/23).

Pertemuan MGMAC-AMF 2023
notabene merupakan salah satu rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 yang dihadiri kurang lebih 500 peserta, berasal dari kota-kota besar ASEAN dan perwakilan Kabupaten/Kota di Asia Pasifik.

Agenda ini berlangsung selama dua hari, dengan mengangkat tema ‘Catalysing Regional Growth through Sustainable Development in ASEAN Cities’.

Acara dibuka oleh Menteri Luar Negeri Dra. Retno Marsudi atas nama Presiden RI Joko Widodo yang juga sebagai ketua ASEAN 2023.

Demikian ada 5 isu utama yang akan dibahas dalam agenda ini diantaranya, Pertumbuhan ekonomi inklusif, Transformasi figital, Kota berketahanan dan aksi iklim, Lokalisasi tujuan pembangunan berkelanjutan dan Mobilitas berkelanjutan.

Sekda Minut, Novly Wowiling dalam presentasinya mengangkat isu Resilient Cities and Climate Action (Kota tangguh dan aksi iklim). Apalagi ditegaskan Wowiling bukti komitmen Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara perihal Resilient Cities and Climate Action antara lain soal Budidaya mangrove berbasis ekowisata di Desa Budo yang telah menjadi Best Practise dalam pelibatan masyarakat lokal terhadap pengelolaannya.

“Selain itu, didukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Likupang, panel surya terbesar di Indonesia yang mampu mensuply listrik 15 MW per hari. Ini telah menunjukan bahwa energi baru dan terbarukan menjadi hal yang penting untuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” beber Sekda Minut.

Sementara itu, Dr Bernadia Irawati Tjandradewi selaku Sekjen UCLG ASPAC/ Sekjen ASEAN Mayor Forum menyampaikan apresiasinya atas keikut sertaan Kabupaten Minahasa Utara sebagai satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang menjadi wilayah percontohan program Climate action melalui Gcom.
Tak heran, Dr Bernadia Irawati ikut menominasikan Kabupaten Minahasa Utara untuk dapat menjadi tuan rumah pertemuan Internasional Executive Bureau UCLG ASPAC di tahun 2024 yang akan bersaing dengan beberapa kota besar lainnya di Kawasan Asia Pasifik.

Kabupaten Minahasa Utara telah bergabung dengan ribuan kota dan pemerintah daerah di seluruh dunia yang peduli dengan perubahan iklim dan dipilih menjadi salah satu dari 4 Kabupaten/Kota percontohan di Indonesia oleh the Global Covenant of Mayors for Climate & Energy(GCoM) yang di fasilitasi oleh United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC) untuk mempersiapkan mitigasi perubahan iklim, pengurangan emisi, ketahanan dan adaptasi iklim, serta akses terhadap energi berkelanjutan.

Diketahui, pembicara dalam acara ini seperti Mr Asanee Buranupakor Mayor of Chiang Mai Municipality Thailand, Mr Saveuy Silavan Vice Mayor of Luang Prabang City Laos, Ms Madelaine Alfelor Gazman UCLG ASPAC Ambassador/ Mayor of Iriga City Philippines, Dr Lukman Fadlun Adviser to the Mayor of Banjarmasin City, Indonesia, Mr Novly Wowiling, Regional Secretary of North Minahasa Regency, Indonesia.

Turut mendampingi Sekda DR Lucky Longdong, MEd staf khusus bidang SDM Unggul, Drs Theodore Lumingkewas, MM Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Minahasa Utara dan Sefferson Sumampouw, S.STP, S.IP, M.Si Kabag Pemerintahan. (dw/st)

(Visited 42 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar