Sempat Viral, Jembatan di Desa Serasi Kini Dipasang Kayu Besi, Luky Sugeha: Kendaraan Segera Bisa Melintas

SULUT TIMES, BOLMONG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Wilayah II bergerak cepat menangani infrastruktur jembatan yang sempat viral di Desa Serasi, Kecamatan Dumoga.

​Plt. Kepala UPTD Wilayah II, Ir. Luky Sugeha, ST, menegaskan bahwa pihaknya tengah memacu pengerjaan tiga titik jembatan di wilayah tersebut agar mobilitas masyarakat kembali normal, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.

​Luky mengungkapkan bahwa keberhasilan progres di lapangan tak lepas dari dukungan penuh aparat keamanan. Pihaknya mendapatkan bantuan tenaga dari Dansat Brimob Inuai, di mana Wadansat Brimob memimpin langsung 20 personel untuk turun ke lokasi.

Baca Juga  Viral! Warga Temukan Buaya Raksasa Mati Terdampar , Ini Lokasinya!

​”Dukungan Brimob sangat membantu kami mempercepat pekerjaan. Selain personel Polri, warga masyarakat setempat juga ikut bahu-membahu mengganti lantai jembatan,” ujar Luky saat ditemui (Selasa, 18/03/26)

​Luky menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memesan material berkualitas tinggi berupa kayu besi. Pemilihan material ini bertujuan agar jembatan memiliki daya tahan yang lama.

​”Kami memesan kayu besi dengan spesifikasi tebal 10 cm, lebar 20 cm, dan panjang 4 meter. Pengadaan kayu ini memerlukan waktu untuk distribusi ke lokasi. Kami menargetkan jembatan pertama ini tuntas dan terpasang setelah Idul Fitri agar kendaraan bisa melintas dengan aman,” tambahnya

Namun, Luky memberikan peringatan keras bagi pengendara kendaraan berat. Ia menghimbau agar kendaraan jenis tronton atau kontainer tetap melewati Jalan Trans dan tidak memaksakan melintasi jembatan darurat tersebut.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas Bidang Penegakan Hukum, Kapolda Kunjungi Kejati Sulawesi Utara

​”Jembatan darurat di Ulamu memiliki kapasitas beban terbatas. Untuk kendaraan kecil atau traktor silakan lewat, tapi kendaraan besar wajib lewat jalan utama agar jembatan tidak kembali putus,” tegas Luky.

(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar