Sulut Times, MINAHASA – Satu tahun sudah Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (RD-Vasung), gelombang kritik justru datang dari masyarakat.
Meski pemerintah gencar memamerkan capaian seremonial, warga menilai realisasi 17 program unggulan masih jauh dari harapan.
Sentimen negatif warga ini mencuat lantaran arah kebijakan pemerintah dianggap lebih condong pada pengejaran penghargaan daripada eksekusi program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Warga menilai, masih banyaknya program yang perlu diseriusi. Jalan-jalan yang rusak, BPJS gratis, tingginya pengangguran akibat susah mencari kerja, serta masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Dalam wawancara sejumlah warga Minahasa, mayoritas warga masih kecewa terhadap rusaknya jalan di wilayah Kabupaten Minahasa.
Bahkan, ada yang menyebutkan jika selama kepemimpinan RD-Vasung, belum terasa gebrakan program yang sesuai dengan 17 program yang dijabarkan saat pilkada.
Kekecewaan warga meliputi program RD-Vasung pada jaminan sosial kesehatan.
10 ribu warga yang tercover BPJS (Jamkesda) kini tak lagi bisa dilayani rumah sakit.
Menciptakan lapangan pekerjaan yang ternyata tingginya angka pengangguran di Minahasa.
Kemudian pada program perlindungan perempuan dan anak. Data Dinas P3A terkait angka kekerasan yang masih tinggi.
Ada juga penataan infrastruktur. Faktanya masih banyak jalan rusak yang ditemui.
“Ini membuktikan berbagai program yang tertuang dalam visi misi masih melambat dan belum terlalu nampak realisasinya,” kata Vence warangkiran dan revol kumase Warga Langowan saat berbincang dengan Media ini.
Beberapa warga juga yang sebelumnya tercover dalam BPJS daerah. kini dinonaktifkan kartu pesertanya, mereka mengaku baru mengetahui saat akan berobat di rumah sakit. Ternyata BPJS dimaksud sudah tidak aktif.
Sementara itu, dalam peringatan setahun memimpin pada tanggal 20 Februari 2026 yang lalu, dalam sambutannya Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan, Pemkab Minahasa melihat berbagai kemajuan di berbagai sektor.
Di bidang infrastruktur, penataan kawasan dan peningkatan fasilitas publik juga terus dilakukan demi menciptakan ruang yang lebih nyaman dan tertata.
Di bidang kesehatan, peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan lainnya terus menjadi perhatian.
Bupati Dondokambey menyadari, belum semua harapan dapat terjawab dalam satu tahun ini.
Masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Masih ada tantangan yang harus kita hadapi bersama.
“Satu hal yang pasti, arah pembangunan telah kita tetapkan dengan jelas menuju Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahterah,”pungkasnya
Bupati berharap, untuk mewujudkan itu semua, membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Saya dan Ibu Wakil bupati memohon doa dan dukungan yang terus-menerus dari seluruh masyarakat,” harapnya (Red/Tim)
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,011)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,622)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,602)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,541)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,934)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,861)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,324)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,823)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,623)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,183)






























Komentar