Suluttimes.com, AIRMADIDI – Ketersediaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sebagaimana sumber resmi Dinas Pangan Sulawesi Utara per 11 Februari 2026 masih terbilang aman, berkisar 19,80 Ton atau diatas target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebesar 15 Ton.
Tak heran, stok yang ada saat ini menempatkan Kabupaten Minahasa Utara dalam kategori aman untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras daerah.
Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pangan Minut Asriyadi Lalompoh.
Disebutkan bahwa realisasi cadangan beras saat ini sebanyak 19,80 ton melampaui target Pemprov Sulut yang merupakan indikator Positif terhadap ketahanan pangan daerah tahun 2026.
“Persentase cadangan beras melampaui target Pemprov Sulut. Dari candangan beras saat ini sebanyak 19,80 ton, dapat mengantisipasi kondisi darurat seperti bencana alam, gangguan distribusi, maupun potensi kekurangan pasokan pangan di tahun 2026,” sebut Asriyadi yang putra terbaik lulusan LANRI Bandung Tahun 2010.
Lanjurnya, selain menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat, keberadaan cadangan pangan menjadi bukti keberhasilan upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam memperkuat sektor pangan melalui sinergi bersama petani, kelompok tani, serta pemangku kepentingan.
“Ini bukti komitmen pak Bupati bersama Wakil Bupati dalam menjaga stabilitas pasokan dan cadangan beras agar tetap berada pada level yang aman guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambah Aci sapaan akrab Kadis Pangan Minut. (dw/st)





















Komentar