AGC & YEAI Siap Wujudkan Pertambangan Emas Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan di Sulut

Sulut Times, Minahasa Utara. : Upaya membuka peluang pasar emas bagi penambang emas skala kecil (PESK) melalui Program Emas Rakyat Sejahtera (PERS) dibawah naungan Artisanal Gold Council (AGC) dan Yayasan Emas Artisanal Indonesia (YEAI) yang didanai oleh Global Affairs Canada melalukan MoU antara PT. Antam Resourcindo dengan Koperasi Batu Emas.

Penanda-tanganan Nota Kesepahaman(MoU) ini diselenggarakan di Balai Desa Tatelu, dan dihadiri oleh dinas terkait seperti Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral serta Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Utara.(Jumat,21/02/20)

Agni Pratama selaku Country Project Manager dari AGC menyatakan tujuan PERS agar para penambang emas skala kecil (PESK) lebih ramah lingkungan dan bebas merkuri.

Baca Juga  Pemerintah Indonesia dan Malaysia Selesaikan Problem Perbatasan

“PERS menunjukan jalan yang membawa pelaku pasar lokal PESK untuk mengganti cara pengelolaan emas mereka saat ini menjadi sistem pengelolaan yang bebas merkuri serta ramah terhadap lingkungan, lebih murah dan dapat diakses masyarakat penambang skala kecil.”ujarnya

Dikesempatan yang sama Dadang Hadi Praptomo selaku Dirut PT. Antam Resourcindo mengatakan menyambut baik kerjasama ini karena sudah berijin dan tidak menggunakan merkuri. Ia pun berharap agar para penambang tidak dirugikan.

“Kami setuju dan menyambut baik karena sudah sesuai dengan persyaratan kami yaitu berijin dan tidak menggunakan merkuri, serta kami menawarkan harga yang kompetitif dan kami berharap kerja sama ini dapat dilakukan terus menerus serta dapat menguntungkan semua pihak,” ucapnya

Baca Juga  Awal Desember, Sulut Masuki Musim Penghujan

Ketua Koperasi Batu Emas Hendri Walukow menyikapi penandatanganan MoU ini dengan rasa bersyukur karena bisa menjual langsung emas mereka ke PT Antam, sebelumnya mereka terkendala d sistem penjualan karena harga jual yang tidak menguntungkan para penambang.


“Kami bersyukur dengan adanya MoU ini karena dapat menjual emas langsung ke PT. Antam yang harganya kompetitif dan tidak merugikan penambang, hal ini juga dapat meningkatkan dari segi ekonomi serta berdampak bagi kami koperasi, penambang, pembeli serta semua yang berkompeten di bidang pertambangan yang berada di Koperasi Batu Emas,”pungkasnya

Saat ini YEAI bekerja di tiga wilayah yaitu Tatelu dan Tobongon (Sulawesi Utara) dan Parenggean (Kalimantan Tengah).

Baca Juga  Perluas Jaringan Usaha, Telkomsel Gandeng BSG

Dalam pelaksanaan PERS, AGC dan YEAI bekerjasama dengan mitra strategis seperti institusi pemerintah, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; dan dalam implementasinya AGC dan YEAI bekerjasama dengan mitra lokal seperti Lentera Kartini untuk area Kalimantan Tengah dan hingga tahun 2019 bersama AMAN untuk area Sulawesi Utara.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Program Emas Rakyat Sejahtera, silakan kunjungi Facebook :  https://www.facebook.com/PERSAGCIndonesia/
Twitter : @pers_agc_indo
Website : http://pers.no-hg.org/

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan menghubungi: Josephine Imelda Manajer Komunikasi Yayasan Emas Artisanal Indonesia
Email : [email protected]
Mobile phone: 0813-1869-3599

(Visited 95 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar