Suluttimes.com, AIRMADIDI – Bupati Joune Ganda SE MAP MM MSi memberikan apresiasi kepada Rektor Usrat Prof Dr. Ir Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng kembali mempercayakan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sebagai lokasi Kuliah Kerja Terpadu (KKT) bagi para mahasiswa Universitas Samratulangi (Unsrat) Manado.
Apresiasi ini disampaikan Bupati JG dalam sambutannya mendampingi Rektor saat melepas 2.132 mahasiswa KKT Unsrat angkatan 140, berlangsung di lapangan Unsrat, Jumat (20/09/24).
“Kami berterima kasih atas kepercayaan pak Rektor, memilih Minut sebagai lokasi KKT. Kehadiran para mahasiswa tentunya akan melanjutkan kesuksesan program serupa dimana tahun sebelumnya, Minut juga dijadikan lokasi kegiatan serupa,” ujar Bupati Joune Ganda.
Tak heran, bupati JG menyambut hangat para mahasiswa, berharap mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami senang dengan kehadiran mahasiswa KKT. Ilmu yang kalian miliki dapat ditrasformasikan dalam membantu masyarakat Minut, terutama pengembangan sektor pariwisata dan pemanfaatan teknologi,” pesan JG sapaan akrab bupati Minut.
“Saya yakin, masyarakat Minut juga sangat merindukan kalian, karena mahasiswa KKT sebelumnya telah sukses dengan program mereka yang mampu membantu masyarakat,” lanjut bupati.
Bupati Joume Ganda berharap, keberadaan mahasiswa, lewat program JGKWL dapat memanfaatkan sumber daya manusia melalui teknologi, dapat membantu pelayanan, khususnya bagi masyarakat di pedesaan.
“Dengan kemampuan yang dimiliki, mahasiswa bisa bangun sistem IT, agar masyarakat dimudahkan. Misalnya sistem pembuatan dokumen administrasi, juga bisa lewat hp untuk membuka aplikasi info-info pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat,” imbuh Bupati JG.
Sementara Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng berterima kasih kepada Bupati Joune Ganda, dengan senang hati dan bersedia menerima mahasiswa Unsrat untuk melaksanakan KKT di Kabupaten Minahasa Utara.
“KKT merupakan tugas Tridharma, bentuk kuliah pengabdian. Turun di masyarakat wajib diikuti setiap mahasiswa sebelum menyandang gelar akademik kesarjanaan,” jelas Rektor.
Dia berpesan, para mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana mengembangkan kreativitas dan inovasi di tengah masyarakat.
“Implementasikan ilmu kalian untuk kepentingan masyarakat,” pesan Rektor bagi para mahasiswa.
Turut mendampingi Bupati saat pelasan mahasiswa KKT jajaran pejabat eselon II diantaranya Kadis Kominfo dan Persandian Robby Parengkuan SH, serta para Camat. (dw/st)

























Komentar