Oleh: Ronald Ginting
Sulut Times, Manado – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Utara (Sulut) turut perihatin dengan kondisi UKM yang ikut bergejolak akibat wabah covid-19 ini. Kadin Sulut pun langsung menyampaikan sejumlah usulan penting agar UKM bisa survive meskipun badai covid masih belum diketahui kapan berakhir.
Wakil Ketua Umum Kadin Sulut Ivanry Matu berujar usulan pertama yang disampaikan kepada Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roslani saat rapat terbatas secara daring yaitu bekerjasama dengan kemenkes untuk melatih UKM di daerah dalam membuat Alat Pelindung Diri (APD) agar hasil produksinya sesuai standar. “Kami melihat juga Peraturan OJK 11/2020 seperti ‘pasal karet’, karena faktanya di Sulut dari 49.000 UKM dengan kredit 11,3 Triliun atau Rp39,5 triliun total kredit umum, baru 3.700 UKM yang mengajukan restrukturisasi,” ujar Ivanry, Sabtu (18/4).
Di sisi lain bank/lembaga non bank belum sepenuhnya melaksanakan dengan dalih sesuai aturan OJK harus mengikuti “assessment” dari bank/non bank. Kata Ivanry, pihaknya juga menyoroti BBPOM di daerah tidak patuh pada perintah presiden untuk melancarkan izin edar.
“Kadin Sulut sudah sampai menyurat ke BPOM RI tapi belum direspon,” papar Ivanry.
Dia bilang jangan hanya sektor kesehatan dan sektor riil lainnya yang diberikan stimulus. Namun harus ada juga stimulus di sektor pertanian sebanyak Rp250 triliun untuk menjamin ketahanan pangan menghadapi resesi pasca covid-19 yang bisa saja terjadi 4-6 bulan ke depan. Alasan lainnya adalah sektor pertanian ini juga melibatkan banyak tenaga kerja.
“Kami juga mengusulkan dana stimulus sebesar Rp2.000 triliun, yang di mana sumber dananya yaitu mencetak uang, sambil menyiapkan mitigasi inflasi dengan formulasi estimasi inflasi di angka toleransi 3 hingga 4%,” sebut dia lagi.
“Kadin daerah ikut berperan menjembatani penyaluran bantuan-bantuan yang bersumber dana CSR dari BUMN sebagai tindak lanjut MOU Kadin dan Kementerian BUMN agar tepat sasaran dengan membeli APD buatan UKM Sulut,” ungkapnya. (gtg)
























Komentar