Personil Polsek Lemtim Bantu Warga Korban Tanah Longsor

Sulut Times, MINAHASA : Pada hari Rabu, tanggal 19 Juni 2024, sekitar pukul 22.30 WITA, terjadi bencana alam tanah longsor di Desa Kapataran Satu, Dusun Jauh Kamenti, yang menimpa rumah keluarga SUAIBA – ABAS. Hujan deras yang mengguyur seharian hingga pagi hari Kamis, 20 Juni 2024, pukul 07.00 WITA, menyebabkan tanah longsor terjadi berulang kali hingga pukul 07.00 WITA.

Menurut keterangan dari Supardi Suaiba, 31 tahun, seorang nelayan yang juga merupakan korban tanah longsor, longsor pertama terjadi sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat itu, Supardi bersama istrinya, Samitha Abas, yang sedang hamil tua, terjaga di dalam rumah karena hujan deras dan angin kencang. Tiba-tiba terdengar suara tanah longsor dari tebing belakang rumah yang menimpa separuh bagian belakang rumah mereka.

Supardi bersama istrinya segera keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri dari longsoran tanah yang terus berulang hingga pagi hari. Kerugian yang dialami keluarga ini meliputi mesin ketinting yang tertimbun, serta peralatan dapur yang hancur.

Mengetahui peristiwa tersebut, Kapolsek Lembean Timur, IPDA Max Lattu, segera berkoordinasi dengan Camat Lembean Timur, James Limpele, S.Sos, serta pemerintah Desa Kapataran Satu untuk menghubungi BPBD dan memberikan tindakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami Personil Polsek Lembean Timur dan dibantu oleh TNI serta warga sekitar turut membantu korban untuk menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dipergunakan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5.000.000 (lima juta rupiah). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. ” ungkapnya

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar