Sulut Times, Manado : Universitas Sam Ratulangi, Kamis (20/08/2026) hari ini melepas ribuan sarjana yang turut disaksikan Wakil Gubernur Sulut, DR Victor Mailangkay.
Dalam kesempatan tersebut Plt.Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof.Dr.Ir.Jamaluddin Jompa,M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi
menyelesaikan pendidikan.
Ditambahkan Jompa bahwa dalam wisuda tersebut terdapat seorang wisudawan Program Magister penyandang disabilitas netra yang berhasil menyelesaikan studinya dengan dukungan Beasiswa Universitas Sam Ratulangi.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah
penghalang untuk meraih prestasi, selama ada tekad, kesempatan, dan dukungan yang inklusif.
Jompa menegeaskan bahwa keberhasilan saat ini bukanlah milik Saudara seorang.
“Di balik setiap toga yang dikenakan hari ini, ada tangan orang tua yang tidak pernah lelah menopang, ada doa keluarga yang diam-diam dipanjatkan, serta ada ketulusan para dosen dan tenaga kependidikan yang mendampingi perjalanan Saudara,”tegasnya sembari mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk sejenak menoleh kepada orang tua dan keluarga.
“Tataplah wajah-wajah yang mungkin hari ini menyimpan air mata kebahagiaan,”ujarnya.
Diingatkan Jompa bahwa wisuda bukan sekadar upacara penerimaan ijazah. “Wisuda adalah perayaan atas kemerdekaan berpikir—kemerdekaan dari ketidaktahuan, kemerdekaan dari rasa takut untuk mencoba, dan kemerdekaan untuk menentukan
masa depan dengan pengetahuan serta integritas. Universitas Sam Ratulangi mewariskan kepada kita falsafah luhur, Si Tou Timou Tumou Tou—manusia hidup untuk memanusiakan manusia. Pesan ini harus menjadi kompas moral Saudara, Pergilah dengan kepala tegak, tetapi tetaplah memiliki hati yang menunduk dalam kerendahan. Bermimpilah setinggi mungkin, tetapi jangan pernah melupakan mereka yang berjalan bersama Saudara dari awal. Dan ketika kelak Saudara
berhasil, kembalilah—bukan hanya secara fisik, tetapi melalui gagasan, karya, dan pengabdian bagi
almamater, daerah, bangsa, dan negara,”pungkasnya.
((Jack Latjandu)).
























Komentar