Sulut Times, MANADO – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat memperkuat fondasi moral pegawainya. Bertempat di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Kamis (12/3), instansi penjaga gerbang kedaulatan negara ini menggelar sosialisasi masif terkait Kode Etik Pegawai dan Fungsi Kepatuhan Internal.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani, membuka langsung agenda strategis ini. Ia didampingi Kasubdit Pencegahan dan Pengendalian Direktorat Kepatuhan Internal, Fahrul Novry Azman, bersama tim ahli dari pusat. Hadir pula jajaran pimpinan tinggi daerah, mulai dari Kabid Gakkum James Sembel hingga para Kepala Kantor Imigrasi se-Sulut.
Dalam arahannya, Ramdhani menegaskan bahwa integritas merupakan nyawa dari setiap fungsi keimigrasian. Ia meminta seluruh jajarannya tidak hanya menghafal aturan, tetapi menghidupi kode etik sebagai kompas moral dalam melayani masyarakat maupun menegakkan hukum.
”Kode etik ini pedoman perilaku nyata, bukan sekadar pajangan di atas kertas. Kepatuhan terhadap aturan inilah yang akan menjaga kehormatan institusi dan memupuk kepercayaan publik,” tegas Ramdhani.
Ia juga mengingatkan bahwa penguatan kepatuhan internal adalah kerja kolektif. Setiap pegawai wajib menolak segala bentuk penyimpangan dan menjadikan transparansi sebagai standar kerja utama.
Memasuki sesi inti, para pakar dari Direktorat Kepatuhan Internal mengupas tuntas strategi menjaga akuntabilitas organisasi:
- Egi Idfriaan Saputra Suhaedy (Ketua Tim Pencegahan): Menguraikan prinsip dasar sikap dan etika profesi yang wajib melekat pada setiap insan Imigrasi.
- Achmad Julianto (Ketua Tim Pengendalian): Membedah mekanisme pengawasan, pencegahan pelanggaran, hingga cara ampuh mengendalikan gratifikasi di lingkungan kerja.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif di bawah panduan Moderator Kiven Manus (Ketua Tim Gakkum Kanwil Sulut). Para peserta dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) tampak antusias mendalami cara meminimalkan potensi penyimpangan dalam operasional harian.
Lewat momentum ini, Kanwil Imigrasi Sulut menargetkan transformasi budaya kerja yang lebih disiplin. Pihaknya berkomitmen penuh mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK dan nilai organisasi PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan pemahaman etika yang mendalam, masyarakat Sulawesi Utara kini dapat menagih pelayanan keimigrasian yang jauh lebih transparan, bersih, dan terpercaya.
Popular posts:
- Diduga Melobi Pejabat Polda Sulut Berkordinasi… (16,017)
- Cewek Cantik Ini Kasih Tebakan, Jawabannya Bikin Baper (14,805)
- Tipidkor Nomor 9 Polda Sulut Periksa 2 Jam Kaban… (7,608)
- Lawan Covid-19, Maria Vania Bisa Berhubungan Intim 3… (7,556)
- Gara-gara Cukur Kelapa 8 Perangkat Desa Kali Selatan… (6,947)
- Raja Mafia Tanah Agus Elektrik Alias Abidin,… (5,883)
- KPU RI Launching Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan… (5,330)
- Judi Togel Makin Marak di Minahasa, Aparat di Minta… (4,827)
- Rio Dondokambey di mintai keterangan Polda Sulawesi Utara (4,625)
- Suka Duka Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di… (4,207)





























Komentar