Sulut Times, Manado : Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin
Jompa menegaskan, perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini bergerak sangat cepat dan telah mengubah lanskap pendidikan tinggi global.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri terkemuka, sebut Plt. Rektor Unsrat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada acara Educatio Pelatihan Gemini Academy for Higher Education, Rabu (7/10/2026), Unsrat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam era transformasi digital ini.
‘Kita harus menjadi garda terdepan yang adaptif, inovatif, dan terampil memanfaatkan teknologi untuk memajukan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya pada kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat bekerjasama dengan Google Indonesia dan Paideia Educational Solutions.
Filosofi pahlawan nasional kita, Dr. GSSJ Ratulangi yakni Si Tou Timou Tumou Tou (Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) harus terus dijiwai.
Di era modern ini, menurutnya, memanusiakan manusia juga berarti membekali diri kita, dosen kita, tenaga kependidikan kita, dan mahasiswa kita dengan kompetensi digital berstandar global agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Oleh karena itu, kami menyambut baik penyelenggaraan pelatihan ini yang dilaksanakan dalam skema komprehensif. Kehadiran para pimpinan teknis perguruan tinggi ini sangat vital untuk menggerakkan integrasi teknologi AI di unit kerja masing-masing,” Pinaria mengutip Jompa.
Ditegaskan, pelatihan ini bukan sekadar seminar umum, melainkan sebuah program sertifikasi kompetensi bertaraf internasional. Melalui materi Gemini AI dan Gemini Notebook, kita akan mempelajari teknik prompt engineering untuk mempercepat riset, penyusunan bahan ajar, sintesis literatur ilmiah, hingga efisiensi administrasi akademik.
Penting untuk kita pahami bersama, sebutnya, kegiatan ini memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Unsrat,
Disebutkan seluruh peserta memiliki kesempatan untuk mengambil ujian sertifikasi internasional (Gemini Certified Faculty dan Gemini Certified Student) dari Google secara gratis.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasi Kepala Pusat Teknologi dan Inovasi Pembelajaran LPMPP Unsrat Sary DE Paturusi dan Kepala Pusat Data dan Dokumen Penjaminan Mutu dan Pembelajaran Henry Valentino Florensius Kainde.
Pelatihan berfokus pada dua teknologi AI generatif dari Google. Ada dua materi yang diberikan pada pelatihan ini yang dibawakan Andy dan Tresna dari Paideia Educational Solutions, yang di dampingi Surya Putra Sarungu dari Google.
Materi pertama adalah Gemini AI : penguasaan prompt engineering untuk riset, penyusunan bahan ajar, pembuatan silabus dan modul, serta efisiensi administrasi akademik. Materi kedua adalah Gemini Notebook yang meliputi optimalisasi analisis dokumen riset, sintesis jurnal ilmiah, pengelolaan ruang kerja digital, dan pemanfaatan fitur Audio Overview.
Peserta mengikuti sesi materi dan praktik langsung menggunakan akun Google Workspace for Education (email resmi Unsrat). Setelah itu, peserta mendaftar dan mengikuti ujian sertifikasi bersama.
Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan empat hari (7-10/10/2026) di Ruang Pelatihan Lantai 1 Gedung A LPMPP Unsrat.
Hari pertama (7/10/2026) pagi diikuti 69 peserta dari unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit di lingkungan Unsrat. Pada sesi siang, 72 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari Kepala Pusat di LPPM, Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta Direktur dan Wakil Direktur RSGM.
Hari kedua (8/10/2026)) peserta kegiatan adalah Koordinator Program Studi dan Kepala Laboratorium dari seluruh fakultas serta Program Pascasarjana yang berjumlah 147 orang dalam dua sesi.
“Tanggal 9-10/10/2026 pelatihan dilanjutkan secara daring dengan sasaran sekitar 1.000 dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa,” ujarnya di dampingi Reynald J. Pakasi (Staf LPMPP U
((Jacklatjandu)).
























Komentar