Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Selasa (03/09/24).
Gerakan pasar murah yang digagas Dinas Perdagangan Minut mendapat suport Wakil Bupati Kevin William Lotulung (KWL), ikut berbaur di lokasi didampingi istri tercinta Ketua I TP-PKK, Kristi Karla Arina.
“Gerakan Pasar Murah antara lain bertujuan untuk meringankan beban keluarga ditengah naiknya harga kebutuhan pokok. Kiranya program ini dapat memenuhi kebutuhan keluarga, masyarakat,” sebut Wabup Kevin Lotulung.
Kevin sapaan akrab Wabup Minut mengatakan, Gerakan Pasar Murah sepeti ini juga dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, sekaligus menekan Inflasi.
“Bahan-bahan kebutuhan pokok melalui gerakan pasar murah dapat dibeli dengan harga terjangkau,” tambah Wakil bupati.
Terpisah, Kadis Perdagangan Minut Maximillian Tapada menerangkan bahwa bahan pokok (bapok) yang tersedia melalui GPM merupakan kerja sama TPID Pemerintah Kabupaten dengan para pihak, seperti bulog, distributor maupun pelaku usaha pangan lainnya.
“Bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan GPM, bukan subsidi dari APBD. Pemkab kerja sama dengan berbagai pihak, sebut saja dari sumber-sumber menyedia bapok, sehingga harga jual pun bisa ditekan,” ujar Kadis Perdagangan Maximillian Tapada.
Lanjut Tapada, bahan pokok yang tersedia seperti beras SPHP ukuran 5kg Rp.59 000/sak, telur ayam Rp. 48.000/baki (30 butir), migor Rp. 12.500/kg, gula pasir Rp.13.000/kg, cabe rawit Rp. 45.000/kg, tomat Rp. 3000/kg, cabe keriting Rp. 30.000/kg, bawang putih Rp. 30.000/kg, bawang merah Rp. 20.000/kg.
Wabup Minut Bersama TPID G1elar GPM di Desa Kawangkoan Baru // jdl
Suluttimes.com, AIRMADIDI –
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Selasa (03/09/24).
Gerakan pasar murah yang digagas Dinas Perdagangan Minut mendapat suport Wakil Bupati Kevin William Lotulung (KWL), ikut berbaur di lokasi didampingi istri tercinta Ketua I TP-PKK, Kristi Karla Arina.
“Gerakan Pasar Murah antara lain bertujuan untuk meringankan beban keluarga ditengah naiknya harga kebutuhan pokok. Kiranya program ini dapat memenuhi kebutuhan keluarga, masyarakat,” sebut Wabup Kevin Lotulung.
Kevin sapaan akrab Wabup Minut mengatakan, Gerakan Pasar Murah sepeti ini juga dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, sekaligus menekan Inflasi.
“Bahan-bahan kebutuhan pokok melalui gerakan pasar murah dapat dibeli dengan harga terjangkau,” tambah Wakil bupati.
Terpisah, Kadis Perdagangan Minut Maximillian Tapada menerangkan bahwa bahan pokok (bapok) yang tersedia melalui GPM merupakan kerja sama TPID Pemerintah Kabupaten dengan para pihak, seperti bulog, distributor maupun pelaku usaha pangan lainnya.
“Bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan GPM, bukan subsidi dari APBD. Pemkab kerja sama dengan berbagai pihak, sebut saja dari sumber-sumber menyedia bapok, sehingga harga jual pun bisa ditekan,” ujar Kadis Perdagangan Maximillian Tapada.
Lanjut Tapada, bahan pokok yang tersedia seperti beras SPHP ukuran 5kg Rp.59 000/sak, telur ayam Rp. 48.000/baki (30 butir), migor Rp. 12.500/kg, gula pasir Rp.13.000/kg, cabe rawit Rp. 45.000/kg, tomat Rp. 3000/kg, cabe keriting Rp. 30.000/kg, bawang putih Rp. 30.000/kg, bawang merah Rp. 20.000/kg.
Turut menyaksikan diantaranya instansi teknis yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah, diantaranya Kadis Perdagangan, Kadis Pertanian Ir. Wangke Karundeng, Kadis Pangan Jofieta Supit, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Fredriek Tulengkey, Kadis Perhubungan Bobby Nayoan, juga Camat Kalawat Ferlia Indri Nassa. (dw/st)

























Komentar