Deklarasi NAPIRI, Tonny Nainggolan: Wadah Mantan Napi Bangun Kemandirian

Sulut Times, MANADO – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Sulawesi Utara (Sulut) mencatat sejarah baru dengan meluncurkan dan mendeklarasikan Organisasi Narapidana Mandiri (NAPIRI) di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, Rabu (19/11/2025).

​Acara bersejarah ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 Tahun 2025, dengan mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”

​Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pas Sulut, Tonny Nainggolan, menegaskan bahwa NAPIRI hadir sebagai wadah strategis untuk pemberdayaan para mantan narapidana agar dapat kembali mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

​Kepada media suluttimes.com  Kakanwil Tonny Nainggolan menyampaikan optimisme besar terhadap organisasi ini.

​”NAPIRI atau Narapidana Mandiri bukan sekadar singkatan nama, tetapi merupakan perwujudan nyata dari keberhasilan proses pembinaan yang humanis di lingkungan Pemasyarakatan,” ujar Tonny Nainggolan.

Baca Juga  Polsek Wenang Amankan dan Olah TKP Kebakaran Rumah Warga Di Kelurahan Wenang Selatan

​Menurutnya, deklarasi ini merupakan penekanan bahwa stigma negatif terhadap mantan narapidana harus dihapus. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang telah menjalani proses hukum dan kini berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk berkontribusi.

​Tujuan utamanya untuk membangun mental dan keterampilan mantan narapidana agar memiliki kemandirian ekonomi dan sosial. ​Fokus Program Pendekatan sosial, penguatan kapasitas, dan pelatihan kewirausahaan.

​”Organisasi ini diharapkan menjadi jembatan bagi mereka untuk reintegrasi sosial secara utuh. Dengan kemandirian, mereka tidak akan kembali jatuh ke lubang yang sama,” tegas Nainggolan.

Menyikapi berbagai program yang diluncurkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ,Ketua Pengurus Besar NAPIRI Alfa Christian Kaliey menyampaikan fokus utama organisasi yang dipimpinnya, yakni memastikan setiap inisiatif pemerintah memberikan hasil yang konkret.

Baca Juga  WBP Lapas Tondano Raih Prestasi di Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025

​Alfa secara tegas menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan harus membawa nilai tambah bagi daerah.

​“Kami berharap program ini bisa membawa atau berdampak positif, terkhususnya untuk masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Kaliey.

​Pernyataan ini menegaskan kembali bahwa NAPIRI akan terus memantau dan mendukung program-program yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan, keamanan, dan pelayanan publik bagi seluruh warga di Sulawesi Utara.

​Acara yang dipusatkan di TKB Manado ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pembinaan dan reintegrasi mantan narapidana.

​”Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan instansi sangat vital. Mari kita bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang aman dan berintegritas, dimulai dari membina sumber daya manusia, termasuk warga binaan dan mantan narapidana,” tutup Tonny Nainggolan.

Baca Juga  Polresta Manado dan Polsek Jajaran Gelar Operasi, Sibulan, Amankan Pemuda Pesta Miras dan Lakukan Pembinaan

Popular posts:

(Visited 125 times, 1 visits today)

Komentar