PDAM Manado Tuntaskan Rekayasa Pipa Lotta, Pasokan Air Desa Winangun Atas Mulai Pulih

Sulut Times, MANADO : Puluhan warga di Lingkungan II, Desa Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, mengeluhkan mampetnya pasokan air bersih. Gangguan distribusi dari PDAM Wanua Wenang Manado ini bahkan membuat warga terpaksa merogoh kocek lebih demi membeli air isi ulang.

​“Kami kesulitan air bersih sudah hampir sebulan. Padahal kami selalu rutin membayar tagihan PDAM,” ujar seorang warga setempat, Kamis (30/7/2026).

​Kepala Lingkungan II Desa Winangun Atas, Rommy Karundeng, membenarkan kondisi tersebut. Ia mencatat sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) merasakan dampak gangguan layanan yang berlangsung beberapa pekan terakhir ini.

​“Warga sudah menyampaikan aduan ke pihak PDAM Manado. Kami berharap mereka segera meresponnya,” tutur Rommy.

​Menanggapi keluhan masyarakat, PDAM Wanua Wenang Manado memberikan penjelasan resmi. Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Melky Taliwuna, melalui Kepala Divisi Produksi dan Distribusi, Jacky Tengkel, menyampaikan bahwa gangguan tersebut merupakan dampak dari penataan jaringan.

Baca Juga  Keluhan Korban Banjir Warga Minta Pemerintah Segera Salurkan Bantuan,"Paska Banjir Sabtu(2/3/2024)

​Pihaknya tengah mengoptimalkan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 350 liter per detik (LPS) demi mengejar target layanan air 24 jam nonstop.

​“Petugas mengatur sejumlah katup dan pressure reducing valve (PRV) untuk menyesuaikan pola distribusi dari instalasi baru. Langkah ini sempat menghambat pasokan air ke beberapa wilayah selama masa penyesuaian,” kata Jacky saat memberikan keterangan di IPA Lotta, Jumat (31/7/2026).

​Jacky menambahkan, proses rekayasa jaringan berlangsung kurang lebih dua minggu. Namun, tim teknis telah mengembalikan sistem ke pola awal untuk memulihkan pasokan.

​“Mulai tadi malam, kami sudah mengembalikan sistem ke posisi semula. Kami terus melakukan penyempurnaan agar target layanan 24 jam bisa segera tercapai,” tambahnya.

Baca Juga  Dirut PDAM Manado Jawab Keluhan Infulencer Didi Roa Terkait Permasalahan Air

​Penambahan kapasitas di IPA Lotta menjadi alasan utama PDAM menata ulang jalur distribusi. Saat ini, IPA baru berkapasitas 350 LPS beroperasi berdampingan dengan instalasi lama sebesar 200 LPS. Total produksi air di kawasan tersebut kini menyentuh 500 hingga 550 LPS—jumlah yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Manado.

​Meski demikian, PDAM masih menghadapi kendala infrastruktur. Banyak jaringan pipa distribusi yang sudah berumur lebih dari 50 tahun. Karena proyek revitalisasi total membutuhkan investasi raksasa, PDAM memilih memaksimalkan infrastruktur yang ada sambil menekan risiko secara bertahap.

​Di sisi lain, PDAM Wanua Wenang terus memperluas jangkauan layanan melalui program sambungan rumah gratis hingga tahun 2030. Sejak tahun 2024, program ini telah menggaet sekitar 7.000 hingga 10.000 pelanggan baru. Dengan total 30 ribu pelanggan aktif saat ini, PDAM optimistis lonjakan kapasitas produksi akan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih secara signifikan.

Baca Juga  Dukungan Penuh PDAM Manado: Catur Sulut Siap Bersaing di Kancah Nasional

Popular posts:

(Visited 7 times, 7 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar