Peduli Lingkungan Sekaligus Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran

Sulut Times, Tolitoli, 10 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan pelanggan dan masyarakat luas, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli melalui Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) menggelar kegiatan berskala sosial-lingkungan. Kegiatan tersebut berupa edukasi pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme yang dirangkaikan secara strategis dengan showcase pemasaran produk serta layanan masa depan PLN. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dan sinergi yang solid bersama Jalasenastri Tolitoli dan Pemerintah Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga mengambil peran aktif sebagai motor penggerak perubahan perilaku masyarakat yang lebih peduli pada ekologi.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, isu lingkungan hidup dan peningkatan kualitas layanan pelanggan adalah dua hal yang berjalan beriringan dalam transformasi PLN.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif progresif dari PIKK PLN UP3 Tolitoli bersama Jalasenastri dan Kelurahan Nalu. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa insan PLN beserta keluarga besar korporasi mampu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membawa terang secara harafiah melalui listrik, tetapi juga membawa terang bagi masa depan kelestarian lingkungan,” ungkap Usman.

Baca Juga  Perkuat Kelistrikan Bangka Belitung, PLN Operasikan Kembali Jaringan Kabel Laut Sumatera-Bangka Sirkit II

Usman menambahkan bahwa keterlibatan aktif komunitas perempuan dan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik merupakan pilar penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Transformasi menuju era yang lebih hijau membutuhkan kontribusi dari setiap elemen masyarakat. Edukasi eco-enzyme ini adalah langkah taktis untuk mereduksi beban lingkungan dari hulu, sekaligus membentuk kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya domestik secara bijak,” tambah Usman.

Kegiatan edukasi ini secara khusus bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi produk multiguna. Dengan memanfaatkan limbah dapur yang sering kali terbuang sia-sia, seperti kulit buah dan sisa sayuran, proses fermentasi eco-enzyme mampu menghasilkan cairan yang kaya manfaat.

Cairan ini dapat diaplikasikan sebagai pupuk organik alami, pembersih lantai yang ramah lingkungan, disinfektan, hingga membantu menjaga serta memulihkan kualitas ekosistem air di lingkungan sekitar.

Ketua PIKK PLN UP3 Tolitoli menyampaikan bahwa gerakan ini dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi sirkular yang sederhana namun bermakna bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga. Salah satu inovasi yang ditekankan adalah penyulapan limbah buah menjadi bahan baku pembuatan sabun organik.

“Melalui kegiatan eco-enzyme ini, kami ingin mengajak seluruh peserta untuk mengubah cara pandang terhadap sampah. Limbah organik yang tadinya tidak bernilai, kini bisa disulap menjadi sesuatu yang bernilai guna tinggi dan ekonomis. Langkah sederhana yang dimulai dari dapur rumah kita masing-masing ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang masif bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Baca Juga  Mahkama Konstitusi Tolak Permohonan Uji Materi Terkait Rangkap Jabatan Anggota Polri

Selain aksi lingkungan yang berorientasi pada pelestarian alam, PLN UP3 Tolitoli juga memanfaatkan momentum berharga ini dengan menghadirkan showcase pemasaran interaktif. Langkah ini diambil untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan, inovasi, serta ekosistem layanan digital terkini dari PLN langsung kepada pelanggan.

Dalam kesempatan tersebut, para petugas PLN memberikan edukasi tatap muka mengenai kemudahan layanan satu pintu (one-stop solution) melalui aplikasi superapps PLN Mobile. Masyarakat dipandu secara langsung untuk mengunduh dan memanfaatkan fitur-fitur di dalam aplikasi, mulai dari pengisian token, pembayaran tagihan listrik, pengajuan pasang baru, proses tambah daya, hingga kemudahan sistem pengaduan gangguan yang cepat, praktis, dan transparan.

Manager PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis untuk meruntuhkan jarak antara korporasi dan pelanggan, sekaligus menjadi sarana sosialisasi mengenai transformasi layanan PLN yang kini telah beralih ke arah digital seutuhnya.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kolaborasi serta sambutan hangat yang terjalin bersama Jalasenastri Tolitoli dan Kelurahan Nalu. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan secara simultan melalui kerja sama yang harmonis antar berbagai instansi,” ungkap Icuk.

Baca Juga  TELKOM WITEEL SULUT Ajak Pelaku Usaha Jadi Reseller WiFi Legal, Perketat Tata Kelola Layanan WMS Voucher

Melalui keberhasilan kolaborasi ini, PLN UP3 Tolitoli berkomitmen untuk terus menumbuhkan kesadaran lingkungan secara konsisten di wilayah kerjanya, sekaligus memperkuat kedekatan dengan pelanggan demi mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, modern, dan berkelanjutan untuk generasi masa depan Indonesia.

Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar