Suluttimes.com, MINUT – Sebanyak 305 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara ambil bagian dalam Lomba Baca Kitab Mazmur Open Tournament yang digelar DPC Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Minahasa Utara di JG Center, Jumat (2/10/2026).
Ajang yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 ini mempertemukan peserta dari tiga kategori, yakni kaum bapak, pemuda dan remaja, serta wanita atau kaum ibu. Selain menjadi ruang kompetisi, kegiatan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap firman Tuhan sekaligus memperkuat kebersamaan umat Kristen.
Kegiatan tersebut diikuti 305 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni 125 kaum bapak, 80 pemuda, dan 100 wanita atau kaum ibu.
Pembukaan lomba turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, pengurus DPD PIKI Sulawesi Utara, DPC PIKI Minahasa Utara, panitia pelaksana, para juri serta seluruh peserta.
Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara, Ir. Maurits Mantiri, MM, memberikan apresiasi terhadap DPC PIKI Minahasa Utara yang telah menggagas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Maurits, lomba baca Mazmur tidak semata-mata diarahkan untuk meraih juara, tetapi dapat menjadi sarana untuk mendorong masyarakat semakin dekat dengan firman Tuhan melalui kebiasaan membaca Kitab Suci.
“Baca Mazmur ini sebagai pintu masuk dalam rangka kegiatan rajin membaca firman Tuhan. Karena ini pintu masuk, maka kemasannya memang dibuat menarik,” ujar Maurits.
Ia mengatakan, antusiasme masyarakat Sulawesi Utara terhadap kegiatan baca Mazmur terus menunjukkan perkembangan. Menurutnya, kegiatan tersebut telah mendapat perhatian dari berbagai kalangan sekaligus menjadi salah satu wadah positif yang memiliki nilai kerohanian.
Maurits menegaskan, esensi kegiatan tersebut bukan hanya menentukan siapa yang menjadi pemenang, melainkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama memuliakan nama Tuhan.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPC PIKI Minahasa Utara, Dr. Joune JE Ganda, SE, MAP, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPD PIKI Sulawesi Utara terhadap berbagai program yang dilaksanakan PIKI Minahasa Utara.
“PIKI itu harus memberi dampak. PIKI itu harus berada di tengah-tengah komunitas Kristen yang intelektual, tetapi juga harus memberi arti dan makna kepada masyarakat,” kata Joune.
Ia menjelaskan, Lomba Baca Kitab Mazmur merupakan bagian dari rangkaian program DPC PIKI Minahasa Utara. Selain kegiatan keagamaan, organisasi tersebut juga menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan, termasuk penyaluran bibit kelapa, pala dan ikan mujair kepada masyarakat.
Joune menyebut berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen PIKI untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Terkait pelaksanaan lomba, Joune menekankan bahwa nilai utama kegiatan bukan hanya terletak pada aspek kompetisi. Menurutnya, Kitab Mazmur memiliki kandungan doa, pujian dan penyembahan yang erat dengan kehidupan iman umat Kristen.
Ia juga meminta agar seluruh proses perlombaan berlangsung sportif dan adil. Untuk itu, penilaian dilakukan dengan melibatkan juri yang dinilai profesional, berpengalaman dan memiliki integritas.
“Terlepas dari lomba ini lagi di atau lagi terjadi, pemaknaan dari lomba ini sendiri juga yang menjadi tujuan utama kami DPC PIKI Minahasa Utara mengangkat Lomba Baca Mazmur ini,” ujarnya.
Setelah rangkaian sambutan, Joune Ganda selaku Ketua DPC PIKI Minahasa Utara sekaligus Bupati Minahasa Utara secara resmi membuka Lomba Baca Kitab Mazmur Open Tournament se-Sulawesi Utara.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap firman Tuhan serta menumbuhkan kembali semangat doa, pujian dan penyembahan dalam kehidupan umat Kristen.(dw/st)
























Komentar