Dukung Ekonomi Biru, Pemprov Sulut Luncurkan Platform Integrasi Data SULUT BLUE DATA

Sulut TImes, MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi meluncurkan platform ekosistem data digital “SULUT BLUE DATA” di Hotel Sentra, Minahasa Utara, Senin (2/11/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk memperkuat integrasi data kelautan dan perikanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan ekonomi biru di wilayah tersebut.

Peluncuran sistem ini dirangkaikan dengan talkshow bertajuk “Membangun Kolaborasi dan Integrasi Data Kelautan dan Perikanan Berbasis Digital guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Biru di Sulawesi Utara”.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, menyatakan bahwa keberadaan data yang terintegrasi sangat krusial mengingat potensi sektor kelautan Sulut yang melimpah. Berdasarkan catatan Pemprov, produksi perikanan tangkap pada 2025 menembus angka 370 ribu ton, sedangkan potensi lahan budidaya mencapai lebih dari 171 ribu hektare yang tersebar di 15 kabupaten dan kota.

Baca Juga  Mahasiswa Fakultas Hukum UNSRAT Angkatan 2023 Bagikan Takjil dan Nasi Kotak Gratis kepada Warga Manado

“Data yang akurat, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi utama dalam perencanaan kebijakan, pengawasan, hingga evaluasi pembangunan ekonomi biru,” kata Tahlis saat memberikan sambutan.

Tahlis menjelaskan, SULUT BLUE DATA bukan sekadar aplikasi teknologi informasi biasa. Platform ini dirancang sebagai ekosistem kolaboratif yang menghimpun dan mengintegrasikan data kelautan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, mitra pembangunan, hingga pelaku usaha perikanan. Dengan basis data ilmiah yang valid, kebijakan pemerintah ke depan diharapkan makin tepat sasaran dan tidak lagi bergantung pada asumsi.

Guna memastikan keberlanjutan sistem tersebut, Tahlis mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk aktif memperbarui serta memvalidasi data secara berkala.

Baca Juga  Cabup Minsel FDW Hadiri HUT ke-44 Pdt Marthini Matheos di Bitung Amurang

“Keberhasilan platform ini sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak. Saya meminta perangkat daerah terkait dan Dinas Kelautan dan Perikanan di kabupaten/kota segera menyiapkan operator data, memperkuat koordinasi, serta memastikan tata kelola sistem ini berjalan berkelanjutan,” ujarnyanya.

Melalui peluncuran SULUT BLUE DATA, Pemprov Sulut optimistis tata kelola kawasan konservasi perairan dan perikanan tangkap dapat berjalan lebih efektif, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan nelayan serta pembudidaya ikan lokal.

Baca Juga  Rektor Unsrat Resmi Buka UTBK-SNBT 2026: Komitmen Seleksi Transparan dan Tanpa Curang
(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar