Suluttimes.com, MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengerahkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi tanggap darurat kebakaran melalui gerakan “ASN Peduli” sebagai langkah nyata menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Aksi tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly Geret Wowiling, M.Si. Dalam kegiatan ini, ASN bersama unsur terkait melakukan pembuatan sekat api (fire break) di kawasan Hutan Kenangan yang dinilai berpotensi menjadi jalur perambatan api. Jumat,(25/9/2026)
Sekat api dibuat dengan membersihkan jalur dari vegetasi, daun kering, pepohonan, serta berbagai material yang mudah terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus kesinambungan bahan bakar yang dapat mempercepat penyebaran api.
Sekda Minahasa Utara Novly Geret Wowiling mengatakan, keterlibatan ASN dalam aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.
“Kita tidak hanya menunggu ketika kebakaran terjadi, tetapi harus melakukan langkah pencegahan dan penanganan secara bersama-sama. Melalui ASN Peduli, seluruh jajaran ikut bergerak di lapangan untuk membantu memutus jalur api dan mengurangi risiko kebakaran meluas,” ujar Novly.
Menurutnya, pembuatan sekat api menjadi salah satu upaya teknis yang dapat dilakukan untuk memperlambat perambatan api, khususnya ketika kondisi lingkungan relatif kering dan terdapat banyak material yang mudah terbakar.
Novly juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran. Pemerintah, ASN, masyarakat, serta unsur terkait perlu membangun kepedulian bersama agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
“Semangat yang kita bangun adalah gotong royong. ASN hadir bukan hanya dalam pelayanan pemerintahan, tetapi juga ketika masyarakat dan lingkungan membutuhkan kehadiran kita,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Minut berharap upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran dapat semakin optimal. Selain membantu mengendalikan potensi penyebaran api, aksi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan melindungi keselamatan masyarakat.
Gerakan ASN Peduli sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan Pemkab Minut dalam menghadapi kondisi darurat serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.(dw/st)



























Komentar