Marriott Resort & Spa Segera Beroperasi, Joune Ganda Bidik Minut Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Suluttimes.com MINUT – Industri pariwisata Kabupaten Minahasa Utara (Minut) semakin menunjukkan geliat positif. Kehadiran Manado Marriott Resort & Spa di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, menjadi salah satu penanda meningkatnya daya tarik daerah ini sebagai tujuan investasi pariwisata berskala internasional.

Resor mewah yang berdiri di atas lahan sekitar 30 hektare tersebut dijadwalkan mulai menerima tamu pada 12 Desember 2026. Beroperasinya fasilitas perhotelan bertaraf internasional ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru, sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara dalam peta pariwisata global.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menyambut positif kehadiran investasi tersebut. Menurutnya, masuknya jaringan perhotelan internasional menjadi peluang besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Baca Juga  KPU Minut Simulasi Hari "H" Pemungutan Suara Pilkada 2024

“Kehadiran Manado Marriott Hotel & Spa di Minahasa Utara tentunya akan memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor pariwisata. Bukan hanya wisatawan lokal dan luar daerah yang menjadi sasaran, tetapi juga wisatawan kelas dunia. Dampaknya tentu diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ungkap Joune Ganda.

Ia menambahkan, perkembangan investasi pariwisata di Minahasa Utara tidak hanya ditandai dengan pembangunan Marriott. Saat ini, terdapat pula dua proyek hotel bertaraf internasional lainnya, yakni Medclub di Kecamatan Kema dan Shangri-La di Kecamatan Wori, yang telah memasuki tahap pembangunan.

Menurut Joune, besarnya nilai investasi yang mencapai triliunan rupiah tersebut menjadi gambaran bahwa Minahasa Utara memiliki potensi dan daya tarik kuat bagi investor.

Baca Juga  Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis di Mabes dan Kewilayahan Berganti

“Ketika investor berani menanamkan modal dalam jumlah besar, tentu ada potensi yang mereka lihat. Daerah kita memiliki pantai yang indah dan beragam destinasi wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

Dari sisi fasilitas, Manado Marriott Resort & Spa dirancang sebagai resor bintang lima dengan total 344 unit akomodasi yang terdiri dari kamar, suite, dan vila privat. Konsep arsitektur pesisir modern dipadukan dengan penggunaan material alami serta panorama laut yang menjadi salah satu keunggulan kawasan tersebut.

Lokasinya juga dinilai strategis bagi wisatawan. Resor ini berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi dan sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Manado. Posisi tersebut memberikan akses bagi pengunjung untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Sulawesi Utara, khususnya kawasan pariwisata Minahasa Utara.

Baca Juga  Kanwil Ditjenim Sulut Perkuat Komitmen WBK–WBBM melalui Pencanangan Zona Integritas

Rampungnya pembangunan Manado Marriott Resort & Spa sekaligus menjadi momentum baru bagi pengembangan industri perhotelan dan pariwisata di Bumi Klabat. Kehadirannya diharapkan tidak hanya meningkatkan pilihan akomodasi premium, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor usaha, tenaga kerja, UMKM, dan perekonomian masyarakat setempat.(dw/st)

(Visited 34 times, 34 visits today)

Komentar